NEWSTICKER
Chief Executive Officer (CEO) dan Founder MTarget, Yopie Suryadi. Foto: Husen
Chief Executive Officer (CEO) dan Founder MTarget, Yopie Suryadi. Foto: Husen

MTarget Bantu 3.000 Perusahaan Nasional Menembus Target Bisnis

Ekonomi startup
Husen Miftahudin • 24 Juli 2019 01:00
Jakarta: PT Target Sukses Sinergi melalui startup MTarget telah membantu lebih dari 3.000 perusahaan nasional dalam menembus target bisnis selama tiga tahun beroperasi.
 
Chief Executive Officer (CEO) dan Founder MTarget, Yopie Suryadi mengatakan perusahaannya akan terus menjaga konsistensi dalam memberikan solusi terbaik bagi perusahaan-perusahaan terkait pengembangan bisnis mereka.
 
"Klien MTarget selama tiga tahun terakhir ada 3.000 perusahaan, terdiri dari free user dan pay user platform kami. Misi kami untuk membantu perusahaan dan UMKM mencapai growth yang pesat dan dapat melakukan pendekatan secara personal kepada para pelanggannya dengan cara yang sangat efektif serta mengubah stigma bahwa startup itu lebih banyak bakar uang," ujar Yopie dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya itu, Yopie juga mengungkapkan komitmen perusahaan untuk membantu perusahaan agar tumbuh lebih besar, baik startup maupun perusahaan yang sudah settle. Beberapa perusahaan startup yang menurut Yopie tumbuh semakin besar dengan solusi yang diberikan MTarget antara lain Union Space, Sleekr, Qlue, Bareksa, Kredit Pintar, Cashtree, Finansialku, Moka, dan VOffice.
 
Sementara perusahaan besar yang menggunakan layanan teknologi informasi MTarget adalah BFI Finance, Kapal Api, Astra Life, JS Luwansa, PPM Manajemen, Swatch, Tumi, Baznas, Bussan Auto Finance, Zara, Ibis Bandung Trans Studio, ITC Group, Kota Kasablanka, Hush Puppies, Hotel Santika Bintaro, Auto2000 Pasar Kemis, sampai Royal Enfield dan juga beberapa perusahaan yang berbasis di Malaysia.
 
"Visi kami to help other grow bigger. Kami membantu perusahaan lain menjadi lebih besar lagi. Goal-nya itu cari glory buat orang lain," imbuh dia.
 
Yopie menuturkan, awalnya MTarget hanya mengandalkan fitur Email Marketing yang dapat digunakan klien untuk menyebarkan surel secara massal guna menjaring calon pelanggan. Seiring waktu, fitur MTarget dikembangkan dengan layanan Email Automation, Interactive Form, Landing Page, dan Social Media Management.
 
"Pada Februari 2018, MTarget merilis fitur Email Transaksional yang memiliki fungsi berbeda dari pemasaran email. Karena itu kami mengubah citra dari email marketing company menjadi customer engagement platform," katanya.
 
Dengan spesialisasi tersebut, menurutnya, MTarget bisa membantu kliennya untuk mengirimkan konten pemasaran yang lebih personal ke calon pelanggan. "Kita harus bisa mengirim right message ke right person at the right times. Kita melakukan in-depth analytic yang bisa melakukan profiling customer," tukas Yopie.
 
Dengan menyediakan layanan bisnis yang lebih banyak, Yopie optimistis MTarget mampu mendigitalkan Indonesia. Secara spesifik, ia menyebut MTarget bisa menjadi mitra bisnis seluruh perusahaan di bidang keuangan, pariwisata, ritel, otomotif, dan edukasi.
 
"Lima sektor itu yang kita incar. Saat ini masih banyak bisnis UKM yang sepi karena tidak bermain dalam dunia digital. Padahal, negara kita lagi berada di top performance ekonomi. Kalau ada yang bilang penjualannya sepi, itu berarti mereka tak tahu cara bermain di dunia digital," tegas Yopie.
 

(ADN)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif