Ekonom: Korsel Mitra Stategis untuk Investasi dan Perdagangan
Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kenegaraan di Korea Selatan (Foto: Sekretariat Presiden)
Jakarta: Wakil Kepala Bidang Penelitian LPEM FEB UI Kiki Verico berpandangan penguatan kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan yang tercipta saat kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Negeri Gingseng tersebut merupakan langkah positif.

Kiki menilai Korea Selatan menjadi salah satu mitra strategis Indonesia baik dari sisi perdagangan maupun investasi. Apalagi dalam pertemuan tersebut telah dibubuhkan komitmen investasi enam perusahaan asal Korea dengan nilai total USD446 juta serta Jokowi telah menargetkan transaksi perdagangan dengan Korea Selatan bisa mencapai USD30 miliar di 2022.

"Kalau Korea Selatan meningkatkan investasi ke sini maka bukan tidak mungkin kita bisa meningkatkan perdagangan ke sana," kata Kiki, seperti dikutip dari MetroTV, Selasa, 11 September 2018.

Kiki menjelaskan perdagangan erat kaitannya dengan investasi. Dia mengatakan dengan komitmen investasi yang telah diteken maka Indonesia bisa menjadi basis produksi industri hulu yang kemudian barang jadinya bisa diekspor ke Korea Selatan dan negara lain.

Dari sisi investasi, lanjutnya, Korea Selatan menjadi salah satu investor terbesar bagi Indonesia setelah Jepang dan negara Asia Tenggara lain. Sedangkan di sisi perdagangan Korsel menjadi negara terbesar kedua untuk mitra dagang Indonesia setelah Tiongkok.

"Korea Selatan mitra strategis untuk investasi. Kalau terjadi jaringan produksi hulu di sini dan hilir di sana itu bisa meningkatkan perdagangan Indonesia dan meningkatkan devisa Indonesia," pungkasnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id