Menkeu Sri Mulyani. (MI/Permana).
Menkeu Sri Mulyani. (MI/Permana).

Menkeu Bantah Jokowi Hanya Hobi Bangun Infrastruktur

Ekonomi jokowi infrastruktur
Pythag Kurniati • 27 Mei 2018 14:00
Solo: Menteri Keuangan Sri Mulyani menepis tudingan bahwa Presiden Jokowi hanya hobi membangun infrastruktur saja. Sri Mulyani pun membeberkan pos-pos anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang membuktikan bahwa Jokowi tak lupa membangun sektor lainnya.

"Banyak yang menyebut Pak Jokowi hobinya hanya infrastruktur. Padahal hobinya lebih banyak lagi," ungkap Menkeu saat memberikan kuliah umum di Kampus IAIN Surakarta, Sabtu, 25 Mei 2018.

Sri Mulyani memulai dengan data alokasi anggaran APBN untuk infrastruktur di 2018. Pemerintah menganggarkan Rp410 triliun untuk infrastruktur yang jumlahnya dibawah anggaran untuk pendidikan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Sepertinya gede kan, sekarang coba kita bandingkan dengan berapa belanja kita untuk pendidikan, Rp440 triliun," beber Sri Mulyani. Jumlah tersebut, lanjutnya, lebih besar daripada anggaran yang dialokasikan untuk infrastruktur. Itu pun belum ditambah dengan alokasi anggaran lainnya yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia.

Pemerintah, terang dia, mengalokasikan anggaran kesehatan Rp110 triliun. Kemudian, alokasi anggaran untuk menyelesaikan masalah kemiskinan serta kesenjangan sosial sebanyak Rp283 triliun.

Jika alokasi anggaran pendidikan, kesehatan serta pengentasan kemiskinan dijumlahkan, lanjut Menkeu, jumlahnya mencapai lebih dari Rp800 triliun. Semua anggaran itu digunakan untuk membangun sumber daya manusia (SDM).

"Maka Pak Jokowi mengatakan, manusia itu penting. Anggaran kita prioritaskan. Sekarang tergantung kita yang menggunakan itu untuk menyelesaikan masalah kualitas manusia," kata dia.

Mengenai alokasi anggaran infrastruktur, Sri Mulyani menjelaskan infrastruktur Indonesia masih jauh tertinggal dari negara-negara lainnya.

"Kalau Indonesia bangun infrastruktur, bukan karena Pak Jokowi hobi. Ini kebutuhan rakyat, negara untuk mengejar ketertinggalan," pungkas dia.


 


(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi