BI: Kembangkan Pariwisata untuk Penguatan Rupiah
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Bengkulu: Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu mengungkapkan pengembangan pariwisata produktif merupakan program jangka panjang yang cukup efektif dalam menguatkan dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Bahkan, penguatan sektor pariwisata bisa mendukung kuatnya cadangan devisa.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu Endang Kurnia Saputra mengatakan, selain penanganan jangka pendek, semua pihak tentu juga perlu memikirkan rencana jangka panjang dalam menjaga stabilitas rupiah. Hal itu penting lantaran pelemahan nilai tukar rupiah bisa memberikan efek negatif jika berkelanjutan.

"Pariwisata yang diminati wisata asing menjadi salah satu cara mendapatkan dolar dari sisi yang lain," kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu Endang Kurnia Saputra, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 12 September 2018.

Semakin banyak turis asing mengunjungi Indonesia, lanjutnya, maka semakin besar pula dolar yang akan masuk ke pasar dan hal ini tentu sangat bagus untuk stabilitas rupiah. Namun kendalanya saat ini, tambahnya, baru hanya sekitar 10 pariwisata Indonesia saja yang mampu menarik minat turis asing, di antaranya Bali, Raja Ampat, atau Wakatobi.      

Sementara provinsi lain sebenarnya juga memiliki kekayaan alam yang tak kalah indah dengan karakter unik masing-masing, hanya saja belum tereksplor dengan baik. "Kita berharap, termasuk Bengkulu juga mulai membenahi sektor pariwisatanya untuk bisa mendunia juga. Dengan begitu semakin banyak minat kunjungan dari masyarakat dunia," ucapnya.      

Menurutnya pariwisata merupakan fondasi kokoh karena akan mendorong sektor riil lainnya untuk tumbuh pesat, seperti, hotel, transportasi, restoran, industri rumah tangga, pertanian, bahkan pasar tradisional.  

"Thailand sudah berhasil mengembangkan negara berbasis pariwisata, kita berusaha menuju seperti itu dan perlu dukungan semua pihak," pungkasnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id