Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (FOTO: dok MI)
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (FOTO: dok MI)

Penetapan Lokasi Ibu Kota Baru Dilakukan Tahun Ini

Ekonomi pemindahan ibukota
Abdul Kohar • 17 Mei 2019 16:18
Jakarta: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memastikan penetapan wilayah yang akan dijadikan sebagai ibu kota negara pengganti Jakarta dilakukan tahun ini.
 
"Tahun ini ditetapkan lokasinya, supaya tahun depan sudah bisa groundbreaking," kata Bambang dalam wawancara khusus dengan Medcom.id untuk program Newsmaker Medcom.id di Kantor Bappenas, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019.
 
Bambang juga membenarkan bahwa lokasi ibu kota baru itu berada di tengah-tengah wilayah Indonesia, yakni di wilayah Kalimantan. Namun, ia belum bisa memastikan di wilayah Kalimantan bagian mana ibu kota negara yang baru itu akan dibangun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang pasti ibu kota yang baru nanti benar-benar kita bangun dari nol, bukan kota yang sekarang sudah eksis," tandasnya.
 
Pemilihan lokasi di Kalimantan dilakukan, tukas Bambang, karena beberapa pertimbangan, di antaranya karena Kalimantan bukan termasuk wilayah yang dilalui lempeng tektonik yang memicu terjadinya gempa.
 
"Selain itu, Kalimantan penduduknya relatif tidak padat, juga karena lahan yang digunakan untuk membangun ibu kota baru masih cukup luas," lanjutnya.
 
Selain itu, maksud pemindahan ibu kota negara demi memunculkan pusat-pusat pertumbuhan baru bagi perekonomian di Tanah Air bisa terakomodasi.
 
"Minyak, gas, tambang di Kalimantan yang selama ini jadi andalan kan sudah semakin menurun. Begitu juga komoditas sawit yang sangat tidak stabil, apalagi kayu bahkan sudah tidak memungkinkan lagi jadi andalan. Nah, dengan munculnya ibu kota negara, maka akan ada alternatif jasa layanan sebagai pemicu bergeraknya ekonomi baru di daerah tersebut," paparnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif