Inflasi Sebabkan Daya Beli Masyarakat Memburuk

Kautsar Widya Prabowo 03 Juli 2018 14:54 WIB
inflasi
Inflasi Sebabkan Daya Beli Masyarakat Memburuk
Peneliti Indef Esa Suryaningrum. Medcom/Kautsar Boby.
Jakarta: Daya beli masyarakat dari  Mei hingga Juni terlihat memburuk. Hal tersebut dikarenakan beberapa hal, seperti Hari Raya Idulfitri dan tidak lama disusul dengan ajang Pemilihan Umum Daerah (Pilkada) yang membuat beberapa harga-harga di beberapa sektor alami kenaikan.

Salah satu peneliti Indef Esa Suryaningrum menjelaskan sektor-sektor yang mengalami lonjakan seperti sektor transportasi dan makanan. Dari data inflasi sektor transportasi mengalami lonjakan dari Mei sebesar 0,18 persen menjadi 1,50 persen pada Juni.  

"Pasca Lebaran dan Pilkada, terindikasi daya beli masyarakat berkurang dibanding tahun sebelumnya, seperti tiket pesawat yang meningkat biasanya Rp300 ribu jadi Rp1 juta," ujarnya di Resto Rantang Ibu, Jakarta, Selasa, 3 Juli 2018. 

Ia menambahkan harga makanan mengalami peningkatan yang membuat inflasi yang terjadi pada  bahan makanan di Mei sebesar 0,21 persen dan pada Juni meningkat 0,88 persen. Selain itu, barang makanan jadi pun mengalami peningkatan dari Mei 0,31 persen menjadi 0,40 persen pada Juni. 

"Jadi secara garis besar Mei ke Juni ada lonjakan 0,83 persen. Maka inflasi tinggi mempengaruhi daya beli masyarakat," tambahnya.

Ia menjelaskan harga-harga yang tinggi menjadi penyebabnya. Keputusan Tunjangan Hari Raya (THR) yang digelontorkan pemerintah tidak sempat meminimalisir lonjakan harga. "Harga-harga sudah naik dulu," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dampak dari pelemahan daya beli usai Pilkada dan Lebaran karena ketergantungan impor yang mencapai 90 persen serta pelemahan nilai tukar rupiah. 

"Kita impor sangat besar sekitar 91,32 persen pada 2017 dan pada 2018 ternyata impor lebih besar dari ekspor 103,78 persen. Hal ini akibatnya mata uang rupiah terhadap dolar tergerus, dan harga melonjak tinggi daya beli melemah," tutupnya.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id