Illustrasi. Dok : Medcom/Gervin.
Illustrasi. Dok : Medcom/Gervin.

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Jaminan Sosial dengan Malaysia

Ekonomi bpjs ketenagakerjaan
Nia Deviyana • 16 Maret 2019 11:09
Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus memperluas kerja sama dengan jaminan sosial dari berbagai negara untuk memberikan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia. Belum lama ini, BPJSTK bekerja sama dengan Pertubuhan Keselamatan Sosial (Perkeso), jaminan sosial dari Malaysia.
 
"Untuk kerja sama ini, peserta yang terdaftar (pekerja Indonesia yang bekerja di Malaysia) akan dikover dua lembaga, tapi single payment," ujar Direktur Utama BPJSTK usai melakukan kunjungan di kantor Media Group, Jakarta Barat, Jumat, 15 Maret 2019.
 
Cakupan kerja sama dengan Perkeso meliputi berbagi data kepesertaan, sosialiasi dan edukasi bersama, pemberian pelayanan lintas negara, serta penegakan hukum. Nantinya Perkeso yang memiliki Petugas Pengawas Ketenagakerjaan akan secara khusus melakukan penegakan hukum kepada para Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ada di Malaysia. Nantinya, petugas penegak hukum ini akan membantu para pekerja migran Indonesia yang sudah terlanjur bekerja di Malaysia tanpa dokumen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, para pekerja asal Indonesia ini akan diminta untuk melaporkan status ketenagakerjaannya agar dapat diakui oleh pemerintah Malaysia. Selanjutnya, pekerja migran Indonesia ini dapat mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan perlindungan sosial, baik dari BPJS Ketenagakerjaan maupun Perkeso.
 
Menurut Agus, melalui kerja sama ini, kedua lembaga bakal melengkapi satu sama lain. Pasalnya, saat ada pekerja Indonesia yang harus dirawat di Malaysia, maka SOCSO yang akan mengurus hal tersebut,
 
"Nanti ketika kembali di Indonesia dan perlu melanjutkan pengobatan akan ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan, sampai benar-benar sembuh dan siap untuk bekerja kembali," kata Agus.
 
Di samping itu, pekerja migran Indonesia juga berhak atas manfaat pensiun berkala apabila mengalami kecelakaan kerja yang berdampak pada kecacatan. Kemudian, BPJS Ketenagakerjaan akan memastikan manfaat tersebut tetap berlanjut ketika kembali ke Indonesia. Selain dengan Perkeso, BPJSTK juga tengah menjajaki kerja sama dengan jaminan kesehatan asal Korea dan Hong Kong.
 
"Tapi benefitnya memang tidak sebagus kerja sama dengan Perkeso," pungkasnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi