Bappenas Bidik Pembiayaan Infrastruktur Capai Rp55,6 Triliun di 2019

Kautsar Widya Prabowo 30 April 2018 16:02 WIB
infrastruktur
Bappenas Bidik Pembiayaan Infrastruktur Capai Rp55,6 Triliun di 2019
Ilustrasi. Ant/Fanny Octavianus.
Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan pembiayaan pembangunan infrastruktur sebesar Rp55,6 triliun. Hal tersebut masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dari swasta dan BUMN di 2019.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan pembiayaan tersebut didapatkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebesar Rp14,5 triliun. Kemudian target pembiayaan investasi yang difasilitasi melalui skema Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA), sebesar Rp41,1 triliun.

"Dengan sinergi dan integrasi sumber-sumber pembiayaan ini, pencapaian sasaran pembangunan nasional diharapkan dapat terlaksana dengan lebih cepat dan optimal," ujarnya dalam pembukaan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2019, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin, 30 April 2018.

Ia menilai keterlibatan peran swasta dan BUMN dalam pembiayaan pembangunan pada RKP 2019 merupakan hal yang penting. Hal ini ditujukan untuk memenuhi keterbatasan ruang fiskal maupun dalam rangka memberikan layanan kepada masyarakat yang lebih baik.

"Dalam rangka mencapai sasaran pembangunan nasional, diperlukan sinergi dan integrasi sumber-sumber pembiayaan, baik yang bersumber dari APBN, pinjaman atau hibah luar dan dalam negeri, serta pembiayaan yang bersumber dari swasta maupun badan usaha milik negara," ucapnya.

Bambang menambahkan untuk mendukung pengembangan wilayah dan kawasan yang terintegrasi, RKP 2019 juga akan dilengkapi dengan suplemen peta integrasi proyek prioritas nasional.

"Peta proyek prioritas dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada 2017-2019," tuturnya.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id