Ilustrasi Asuransi Jiwasraya. Foto: dok MI.
Ilustrasi Asuransi Jiwasraya. Foto: dok MI.

Polis Tidak Cair, Nasabah Jiwasraya Asal Korea akan Tuntut OJK

Ekonomi ojk Jiwasraya
Nia Deviyana • 06 Desember 2019 16:38
Jakarta: Vice President Samsung Electronic Indonesia Lee Kang Hyun yang juga menjabat sebagai Ketua Kadin Korea di Indonesia mengatakan akan memidanakan lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke ranah hukum terkait kepastian pengembalian investasi oleh Jiwasraya.
 
Lee melalui KEB Hana Bank, pada 2017, mengaku membeli polis asuransi Jiwasraya sebesar Rp16,2 miliar, namun belakangan lembaga asuransi tersebut mengalami gagal bayar.
 
Sementara, lanjut Lee, pihak Hana Bank telah menyatakan kesediaan mengganti uang nasabah dengan mencairkan polis. Sayangnya, hal tersebut belum direalisasikan lantaran ada larangan dari OJK.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hana Bank mau tanggung jawab. Mereka siap tapi alasannya ada aturan OJK," ujar dia seperti dikutip melalui keterangan resminya, Jumat, 6 Desember 2019.
 
Oleh karenanya, Lee berencana membawa perkara itu ke ranah hukum untuk mengetahui kebenaran dan kepastian aturan OJK.
 
Lebih lanjut, Lee menilai OJK tidak koperatif. Dia mengungkapkan bahwa dirinya pernah mendatangi OJK bersama dengan nasabah lainnya, tetapi mendapatkan penolakan.
 
Lee menegaskan, selain dirinya, terdapat 474 warga negara Korea Selatan yang menjadi korban Jiwasraya dengan total dana Rp572 miliar.
 
"Akan melihat OJK benar atau enggak aturan yang enggak boleh itu. Nanti coba cek dulu. Kalau enggak bisa, jadi arahnya mungkin ke ranah hukum. Tapi kalau OJK bilang terserah Hana bank, korban Koreanya sudah bisa terima. Tapi kan sekarang Hana Bank enggak bisa berbuat apa-apa," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif