Ilustrasi. Foto: MI/Benny B
Ilustrasi. Foto: MI/Benny B

NasDem: Impor Pangan untuk Kepentingan Negara

Ekonomi ketahanan pangan
16 Februari 2019 20:39
Jakarta: Ketua Fraksi NasDem DPR Ahmad M Ali menyayangkan pernyataan anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo. Menurut Ali, Firman terkesan menuding NasDem bertanggung jawab atas urusan impor pangan.
 
Ali menegaskan impor pangan adalah untuk kepentingan negara. Ia menilai pernyataan Firman tidak mendasar dan tak patut diucapkan oleh wakil rakyat.
 
“Apa yang disampaikan oleh Firman Soebagyo itu menunjukkan bahwa ia bukan seorang negarawan. Sama sekali tidak mengerti urusan tata negara. Pernyataannya itu terkesan tendensius, tidak etis, dan tidak pantas karena secara vulgar menyebut Partai NasDem bertanggung jawab masalah impor pangan,” ujar Ali melalui keterangan tertulis, Sabtu, 16 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ali menekankan pemerintah memiliki pertimbangan yang bersifat komprehensif dalam menentukan kebijakan impor. Impor yang dilakukan, kata dia, sudah berdasarkan data dan pertimbangan banyak hal. Seperti, inflasi, kebutuhan nasonal, ketercukupan pangan, dan pemenuhan nasional.
 
“Keputusan soal impor pangan itu tidak ada kaitannya dengan kebijakan atau kepentingan partai politik atau NasDem. Walaupun Pak Enggar (Enggartiasto Lukita) sebagai Menteri Perdagangan adalah kader NasDem, tetapi ia sudah diwakafkan sebagai abdi negara setelah jadi menteri. Kebijakan dia murni urusan negara,” terang Ali.
 
Baca: Kebijakan Impor Paling Dinanti dalam Debat Pangan
 
Bendahara Umum Partai NasDem ini menyebut bahwa kebijakan impor tidak bisa dilihat dari satu sudut pandang saja. Harus juga melihat kepentingan nasional.
 
“Bila landasan argumen adalah berbasis curiga tanpa data, maka kita akan disesatkan oleh pernyataan Firman. Tidak ada kaitan NasDem dengan impor pangan, tidak ada orang NasDem yang bergerak dalam urusan bisnis seperti itu,” Ali meyakinkan.
 
Ali meminta Firman segera mengklarifikasi pernyataannya karena dianggap tidak pantas dan merugikan NasDem. “Firman harus mengklarifikasi pernyataannya. Itu merugikan NasDem yang sama sekali tidak bisa dikaitkan dengan urusan impor pangan,” tegasnya.
 
Sebelumnya, Firman menyatakan NasDem harus bertanggung jawab terhadap urusan impor pangan. Ini karena Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berasal dari NasDem. Ia menyebut NasDem melempar tanggung jawab impor.
 
“(NasDem) di injury time malah lepas tangan seolah Presiden yang salah. Kan enggak bisa begitu,” kata dia.
 

 

(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif