Ilustrasi - - Foto: MI/ ANGGA YUNIAR
Ilustrasi - - Foto: MI/ ANGGA YUNIAR

BRI Targetkan Kredit 2019 Tumbuh Rp863,75 Triliun

Ekonomi kredit bri
Nia Deviyana • 10 April 2019 18:07
Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memproyeksikan pertumbuhan kredit sebesar Rp863,75 triliun pada 2019. Angka tersebut akan berada di kisaran 12-14 persen.
 
Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo mengatakan, target ini meningkat seiring tercapainya proyeksi penyaluran kredit pada tahun lalu yang sebesar Rp757,68 triliun.
 
Hal itu juga ditopang oleh realisasi pendapatan non-bunga (fee based income) dan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) juga sesuai dengan target. Di mana rasio NPL terjaga di level 2,2 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Cadangan bagus, fee based juga tumbuh lebih kencang dari kredit, paling tidak 15 persen," terang Haru saat mengisi diskusi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 10 April 2019.
 
Sementara untuk laba bersih, BRI menargetkan pertumbuhan di kisaran 10 persen hingga 12 persen secara tahunan (year on year/yoy).
 
Direktur Utama BRI Suprajarto menambahkan BRI membukukan laba bersih 2018 sebesar Rp32,4 triliun atau naik 11,6 persen dibanding perolehan laba tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba tahun lalu disokong penyaluran kredit yang naik 14,1 persen rasio NPL kotor (gross) pada level 2,27 persen.
 
"Dari segi penyaluran kredit, pendorong profitabilitas BRI adalah sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mencapai Rp645,7 triliun, setara dengan 76,5 persen dari total penyaluran kredit BRI," ujarnya dalam kesempatan yang sama.
 
Adapun pertumbuhan pembiayaan kredit, didorong penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang totalnya mencapai Rp944,3 triliun. Jumlah itu naik 12,2 persen dibandingkan posisi DPK tahun sebelumnya.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif