?BUMN Dukung Pengembangan Pertanian di Jawa Barat. (FOTO: dok Kemenko Perekonomian)
?BUMN Dukung Pengembangan Pertanian di Jawa Barat. (FOTO: dok Kemenko Perekonomian)

BUMN Dukung Pengembangan Pertanian di Jawa Barat

Ekonomi bumn ketahanan pangan
Eko Nordiansyah • 08 Februari 2019 16:35
Jakarta: Badan usaha milik Negara (BUMN) mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di Jawa Barat untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN, BUMN memberikan bantuan mesin pengolah kopi dan pemipil jagung bagi petani-petani di Cianjur dan sekitarnya.
 
Menteri BUMN Rini Sumarno mengatakan, sinergi BUMN ini merupakan bagian dari upaya untuk selalu hadir di masyarakat termasuk para petani di Tanah Air. Menurutnya, sinergi ini sangat baik sehingga cita-cita bersama kita untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama di dunia dapat terwujud.
 
"Saya berharap bantuan yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan milik Negara ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani dan juga menjaga ketahanan pangan di Tanah Air," kata Rini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 8 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk pengembangan pertanian di wilayah Cianjur dan sekitarnya, BUMN memberikan bantuan berupa lima mesin potong rumput, tiga gerobak sorong, satu mesin pemipil jagung, lima mesin kupas kopi kering dan lima mesin kupas kopi basah, yang diserahkan oleh Bank Mandiri kepada petani.
 
Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Alexandra Askandar mengungkapkan pemberian bantuan alat pengolah kopi dan jagung itu bertujuan untuk mengoptimalkan produksi oleh para petani.
 
"Jika proses produksi dapat dilakukan dengan cepat dan optimal dari sisi jumlah, maka produktivitas hasil pertanian dapat meningkat dan hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani dan tentunya masyarakat sekitar," ungkapnya.
 
Selain itu, Bank mandiri juga memberikan kredit usaha rakyat bagi puluhan petani sayuran, kopi, peternak dan pemilik jasa angkutan senilai Rp216 juta. Bantuan pendanaan dari perbankan diharapkan mendukung produktifitas petani melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
 
Pada 2018, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR Rp17,58 triliun atau 100,11 persen dari target. Dari jumlah tersebut, Rp3,23 triliun disalurkan ke sektor pertanian dan perikanan, Rp7,75 triliun ke sektor perdagangan, Rp5,89 triliun ke sektor jasa produksi dan lebih dari Rp700 miliar untuk sektor industri pengolahan.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif