Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: MI/Panca Syurkani.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: MI/Panca Syurkani.

BI Checking untuk ASN, TNI, dan Polri akan Dilonggarkan

Ekonomi program sejuta rumah Penyediaan Rumah
Achmad Zulfikar Fazli • 06 Februari 2019 19:40
Jakarta: Pemerintah ingin proses BI checking untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri dalam membeli rumah akan dipermudah. Hal itu agar daya beli masyarakat meningkat.
 
"Sekarang kan sedang terjadi penurunan beberapa harga komoditi. Jadi BI checking itu jangan orang yang mendapat itu (predikat buruk) katakan lah tak pantas (mendapatkan rumah)," kata Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu, 6 Februari 2019.
 
Real Estate Indonesia (REI) sebelumnya mengusulkan BI checking dihapuskan untuk ASN, TNI dan Polri. Pasalnya, mereka dijamin langsung oleh negara.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kalla menilai hal itu tak sepenuhnya bisa dilakukan. Namun, itu menjadi salah satu solusi agar ASN, TNI, Polri bisa memiliki rumah.

Baca: Rumah Rakyat Dinilai Belum Sentuh Warga Bergaji Rendah

Pemerintah pun memiliki program satu juta rumah. Program itu dinilai telah melampai target pada 2018. Hal itu membuat pemerintah optimistis dengan menaikkan target menjadi 1,25 juta rumah.
 
"Jadi dengan cara yang ada, sekarang pun masih bisa tercapai," ucap Kalla.


 

(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif