Ilustrasi: Pekerja migran Indonesia (Foto:Antara/Reza Novriandi)
Ilustrasi: Pekerja migran Indonesia (Foto:Antara/Reza Novriandi)

Legislator Berharap KUR untuk Pekerja Migran Dipermudah

Ekonomi berita dpr
Anggi Tondi Martaon • 06 Juni 2018 13:07
Jakarta: Anggota Komisi XI DPR RI Tutik Kusuma Wardhani meminta Bank Rakyat Indonesia (BRI) mempermudah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diajukan oleh pekerja migran. KUR dapat dijadikan modal untuk mengurus sejumlah dokumen dan persyaratan kerja yang dibutuhkan. 

Tutik menyebutkan, masukan itu disampaikan karena ia sering kali menerima keluhan modal untuk mengurus dokumen bekerja di luar negeri.

“Saya sudah pertemukan dengan BP3I. Kemungkinan karena petugas BRI tidak memahami persoalan masyarakat bawah,” kata Tutik, dikutip Dpr.go.id.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Politikus Partai Demokrat ini menyebutkan, mayoritas pekerja migran berasal dari warga miskin. Tak heran, hal itu menjadi penghambat keinginan calon pekerja migran mengadu nasib di luar negeri. "Karena itu, DPR minta bank penyalur KUR mencari solusi pembiayaan tersebut,” ujarnya.

Tutik mempertanyakan alasan sulitnya para pekerja migran memperoleh kredit. Padahal, dana akan digunakan sebagai modal untuk mengurus surat-surat dokumen perjalanan dan persyaratan kerja.

Menjawab persoalan yang disampaikan, Dirut Bank BRI Suprajarta memastikan pihaknya akan mendorong para pekerja migran untuk memperoleh kredit pengurusan dokumen perjalanan. Menurutnya, hal itu untuk membantu mengurangi angka pengangguran.

"Sesuai dengan program pemerintah guna mengurangi pengangguran, maka kami akan mencoba memudahkan pekerja migran mendapatkan KUR. Bahkan, kita akan bangun fasilitas-fasilitas pelatihan agar keterampilan mereka berkualitas,” ucap Suprajarta.


(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi