Ilustrasi. FOTO: dok MI/Ramdani.
Ilustrasi. FOTO: dok MI/Ramdani.

Perbankan Jangan hanya Biayai Proyek Besar Saja

Ekonomi perbankan
Annisa ayu artanti • 06 November 2019 12:55
Jakarta: Presiden Joko Widodo mengimbau perbankan jangan hanya menyalurkan pembiayaan ke proyek-proyek besar saja.
 
Jokowi meminta perbankan nasional agar lebih memperhatikan dalam menyalurkan pembiayaan bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
 
"Jangan membiayai yang besar-benar saja. Memang enak membiayai yang besar itu, tapi jangan membiayai yang besar-besar saja. Saya ulangi jangan membiayai yang besar-besar saja," tegas Jokowi dalam acara Indonesia Banking Expo 2019, di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu, 6 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jokowi menjelaskan, berdasarkan data yang dipegangnya, jumlah UMKM saat ini sekitar 60 juta. Para pelaku UMKM itu kerap kali mengeluhkan kesulitan dalam hal pendanaan, sehingga sulit berkembang dan melakukan ekspansi.
 
"Sekali lagi berikan hati kita kepada yang kecil, kepada yang mikro. Jangan enggan turun ke bawah. Juga jangan enggak mau capek untuk mengawal yang kecil, yang mikro, yang menengah menjadi yang besar," ungkap Jokowi.
 
Di depan para pelaku industri perbankan itu, Jokowi blak-blakan menyentil bahwa selama ini baru PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saja yang terjun langsung merangkul UMKM. Bahkan ia mengetahui pola bisnis perbankan dalam menyalurkan pembiayaan, keuntungan akan lebih besar diperoleh perusahaan jika membiayai proyek besar ketimbang UMKM.
 
"Jangan yang ngurus BRI saja, yang lain urus itu yang kecil. Saya tahu memberikan yang ke besar itu untungnya besar, biayanya lebih murah. (Pembiayaan) ke yang kecil biayanya lebih tinggi, capek, untungnya lebih kecil. Saya tahu, tapi saya mengajak kepada semuanya untuk mulai memperhatikan mereka," pungkas dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif