Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditargetkan Selesai Oktober 2020
Lahan untuk proyek Kereta Jakarta Cepat (ANT/Novrian Arbi).
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bakal dipastikan bakal molor. Dirinya mengatakan, molornya waktu pengerjaan proyek dengan panjang lintasan 142,3 kilometer (km) tersebut disebabkan karena lambatnya proses pembebasan lahan.

Menurut mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini, proses pembebasan lahan saat ini yang telah dilakukan sudah lebih dari 55 km, dan telah diserahkan kepada pihak kontraktor. Namun, sisa panjang lintasan masih terkendala pembebasan lahan.

"Kita baru dapat penlok (penetapan lokasi) baru keluar 31 Oktober 2017, terus terang sekarang kita masih ada pembebasan lahan yang darus dapatkan persetujuan dari Kementerian Perhutanan," kata Rini ditemui di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin, 19 Februari 2018.

Rini menjelaskan, target pembangunan kereta cepat yakni 32 bulan dari pada saat mulai pembangunan. Dia bilang saat ini sudah mulai dilakukan pembersihan lahan atau land clearing di Halim, Jakarta Timur.

"Jadi moga-moga 32 bulan dari clearing di Halim, dan saat ini kita sudah mulai, jadi hitungannya dari Februari," tutur dia.

Dengan demikian, apabila 32 bulan dihitung dari saat Februari, maka pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung  bakal selesai pada Oktober 2020.

 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id