Survei Penjualan Eceran BI Melambat di Juni 2018
Bank Indonesia (BI) MI/Usman Iskandar.
Jakarta: Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia mengindikasikan penjualan eceran pada Juni 2018 mencapai 237,8 atau tumbuh 2,3 persen (yoy) lebih rendah dari Mei yang mencapai 8,3 persen. Pertumbuhan penjualan eceran yang melambat tersebut sejalan dengan berakhirnya faktor musiman Ramadan 2018 yang mencapai puncaknya pada Mei 2018.

Berdasarkan kelompok komoditas, melambatnya kinerja penjualan eceran terutama bersumber dari penurunan penjualan kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, khususnya Elektronik (Audio/Video) sebesar minus 14,4 persen (yoy), terkontraksi lebih dalam dari minus 9,5 persen (yoy) pada Mei 2018. Kontraksi penjualan juga terjadi pada subkelompok Sandang sebesar minus 11,2 persen (yoy), setelah mencatat pertumbuhan positif sebesar 16,5 persen (yoy) pada bulan sebelumnya. 

Penjualan eceran diperkirakan kembali meningkat pada Juli 2018 dengan pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 3,4 persen (yoy). Peningkatan penjualan eceran dipengaruhi antara lain oleh tingginya permintaan pada musim tahun ajaran baru, serta dampak pencairan Gaji ke-13 PNS dan pensiunan.

Mengutip laman resmi Bank Indonesia, Rabu, 8 Agustus 2019, penjualan eceran diperkirakan meningkat terutama pada subkelompok Sandang yang tumbuh sebesar 23,4 persen (yoy), jauh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya minus 11,2 persen, yoy).

Hasil survei juga mengindikasikan penurunan tekanan harga di tingkat pedagang eceran dalam tiga bulan mendatang (September 2018). Indikasi tersebut tercermin dari penurunan Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) tiga bulan yang akan datang menjadi sebesar 135,8, dibandingkan bulan sebelumnya yang 152,0.

 



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id