Ilustrasi. FOTO: Setkab
Ilustrasi. FOTO: Setkab

Penaikan Tarif Tol Jasa Marga Mengacu Inflasi

Ekonomi jasa marga
Annisa ayu artanti • 06 November 2019 09:21
Jakarta: PT Jasa Marga Tbk kembali berencana menaikkan tarif tol di sejumlah ruas miliknya. Adapun penaikan tarif tol tersebut akan mengacu pada inflasi daerah masing-masing. Seperti untuk tol dalam kota Jasa Marga memperkirakan kenaikannya berkisar 6-7 persen atau berdasarkan data inflasi selama dua tahun terakhir.
 
"Mungkin besarannya related to inflasi lah, inflasi akumulasi dua tahun berapa, kira-kira kisaran segitu naiknya. Kayaknya sih naik sekitar 6-7 persen lah." kata Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto, di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa sore, 5 November 2019.
 
Selain tol dalam kota, manajemen juga pernah menyampaikan sebelumnya terdapat empat ruas tol lagi yang juga akan mengalami kenaikan tarif. Ruas tersebut adalah ruas tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), ruas tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera), ruas tol Surabaya-Gempol, dan ruas tol Palimanan-Kanci (Palikanci).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan kenaikan tarif di sejumlah ruas tol pada November dan Desember 2019 bertujuan untuk pengembalian investasi. Adapun penyesuaian tarif kelima ruas ini telah diajukan oleh Jasa Marga ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif