Ilustrasi kereta LRT. FOTO: MI/Ramdani.
Ilustrasi kereta LRT. FOTO: MI/Ramdani.

Transportasi Listrik Cikal Bakal Ibu Kota Baru

Ekonomi transportasi Ibu Kota Baru
Annisa ayu artanti • 13 September 2019 13:38
Jakarta: Pemerintah telah memetakan transportasi yang akan dibangun di ibu kota baru. Seluruh transportasi di ibu kota baru akan menggunakan transportasi massal berbasis listrik.
 
Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk mengurangi polusi agar transportasi di daerah tersebut tidak semrawut.
 
"Kita upayakan di sana bebas polusi dan kota baru yang ada di Kalimantan Timur itu kita harapkan menjadi kota masa depan di mana kalau kita mengaplikasikan transportasi berbasis listrik," kata Budi di sela-sela acara Indotrans Expo 2019, di JCC, Jakarta, Jumat, 13 September 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budi juga menjelaskan nantinya akan ada tiga bandara yang dapat terhubung ke ibu kota baru. Dari bandara-bandara tersebut pemerintah akan mengoneksikannya dengan transportasi massal.
 
"Dari situ (bandara), di tengahnya ada kota baru, nah kota baru juga kita rancang semuanya menggunakan listrik. Kereta dari titik TOD (Transit Oriented Development) yang di kota itu, ke arah pusat-pusat kota," jelas dia.
 
Lebih lanjut, kata Budi, pemerintah akan menyerahkan pembangunan transportasi massal tersebut kepada pihak swasta. Sehingga pemerintah tidak melakukan investasi.
 
"Kita tidak perlu melakukan investasi dari pemerintah, semunya dilakukan swasta, tinggal kami mengoneksikan antara Samarinda ke Balikpapan, dengan satu kereta, LRT. Dari situ, di tengahnya ada kota baru, nah kota baru juga kita rancang semuanya menggunakan listrik," tukas dia.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif