Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

BI: Ekspansi Dunia Usaha Melambat di Kuartal IV-2018

Ekonomi bank indonesia dunia usaha
Husen Miftahudin • 11 Januari 2019 11:23
Jakarta: Kegiatan dunia usaha berdasarkan hasil survei Bank Indonesia (BI) pada kuartal IV-2018 mengalami pelambatan‎ dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun, kegiatan dunia usaha masih sesuai dengan pola historisnya.
 
Pelambatan kegiatan dunia usaha tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada kuartal IV-2018 sebesar 6,19 persen. Angka itu lebih rendah ketimbang capaian SBT kuartal III-2018 sebesar 14,23 persen.
 
Meski melambat, bank sentral mencatat adanya peningkatan kegiatan usaha pada sektor keuangan, real estate, dan jasa perusahaan, serta sektor jasa-jasa. Peningkatan didorong permintaan di pasar domestik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Secara keseluruhan 2018, kegiatan dunia usaha menunjukkan kinerja yang membaik dengan rata-rata SBT sebesar 12,39 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan 10,97 persen pada 2017," ungkap rilis Bank Indonesia yang dinukil dalam laman resmi, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.
 
Adapun pertumbuhan investasi relatif stabil, terindikasi dari SBT sebesar 10,51 persen atau sedikit melambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 10,64 persen‎. Sementara nilai investasi pada semester II-2018 lebih tinggi daripada semester I-2018, terlihat dari SBT semester II-2018 sebesar 63,75 persen sedangkan semester I-2018 hanya sebesar 56,16 persen.
 
"Investasi pada kuartal I-2019 diprakirakan tumbuh lebih tinggi diband‎ingkan kuartal sebelumnya, dengan SBT sebesar 11,26 persen," terangnya.
 
Responden memproyeksi kegiatan usaha akan semakin ekspansif pada kuartal I-2019. Hal ini terindikasi dari SBT prakiraan kegiatan usaha yang meningkat menjadi sebesar 9,35 persen.
 
Berdasarkan sektor ekonomi, peningkatan kegiatan usaha diprakirakan terjadi pada sektor jasa-jasa, keuangan, real estate dan jasa perusahaan, serta industri pengolahan.
 
"Sejalan dengan optimisme peningkatan kegiatan usaha, tingkat penggunaan kerja dan investasi dunia usaha pada kuartal I-2019 diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi pada kuartal IV-2018," tutup rilis tersebut.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif