Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)
Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)

Presiden Ingatkan Bisnis Daring dengan UMKM

Ekonomi startup umkm ecommerce
16 Februari 2019 18:52
Jakarta: Presiden Joko Widodo mengingatkan bisnis dalam jaringan (daring) memiliki keterkaitan dengan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
 
"Pak Presiden concern kepada soal bisnis online ini yang punya koneksi terhadap UMKM, ini jangan sampai mengganggu ekonomi kita," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki ketika menjelaskan hasil pertemuan Presiden Jokowi dengan Pendiri dan CEO Bukalapak Achmad Zaky di Istana Merdeka, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 16 Februari 2019.
 
Saat bertemu dengan Achmad Zaky, Presiden Joko Widodo didampingi Seskab Pramono Anung dan Teten Masduki. Menurut Teten, dalam pertemuan itu Presiden Jokowi tidak marah dengan adanya cuitan dari Achmad Zaky mengenai presiden baru.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Beliau sama sekali tidak marah. Bahkan beliau malah khawatir kalau uninstall Bukalapak ini terus berlanjut, akan mengganggu bisnis e-commerce di Indonesia," jelasnya.
 
Ia menyebutkan Bukalapak merupakan satu dari empat unicorn di Indonesia selain Go-Jek, Traveloka, dan Tokopedia. Banyak pelaku UMKM yang menggunakan marketplace atau tempat pemasaran di empat unicorn tersebut.
 
"Jadi jangan sampai ini kemudian menjadi rusak karena ini merupakan kebanggaan kita. Ini ada empat unicorn Indonesia yang kuat di Asia Tenggara," tuturnya.
 
Ia menegaskan Presiden Jokowi tidak marah, tetapi hanya menasihati supaya lebih hati-hati. Teten mengatakan pada Jumat, 15 Februari, Achmad Zaky sudah menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Jokowi.
 
"Zaky menyampaikan permohonan maaf, kemudian menjelaskan isi twitnya," katanya.
 
Teten berharap pertemuan Presiden Jokowi dengan Achmad Zaky itu bisa menghentikan kegaduhan yang secara ekonomi tidak menguntungkan.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif