Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi mengecek perkembangan stok dan harga pangan pokok di Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara. (FOTO: dok Kementan)
Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi mengecek perkembangan stok dan harga pangan pokok di Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara. (FOTO: dok Kementan)

Kepala BKP Kementan Pantau Stok Pangan di Pasar Bersehati

Ekonomi kementerian pertanian
21 Desember 2018 15:51
Manado: Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi mengecek perkembangan stok dan harga pangan pokok di Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara.
 
Dalam pengamatannya, Jumat, 21 Desember 2018, telur mengalami kenaikan harga dari Rp23 ribu menjadi Rp26 ribu-Rp28 ribu menjelang Natal.
 
"Sedangkan daging ayam seharusnya Rp33 ribu, hari ini mengalami kenaikan menjadi Rp35 ribu per kg. Sedangkan beras harganya bermacam-macam, ada juga beras Bulog yang dijual sesuai HET, tinggal tergantung masyarakat memilihnya," tambah Agung, di Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara, Jumat, 21 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agung mengatakan kenaikan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru merupakan hal wajar, karena adanya kenaikan permintaan.
 
"Yang penting kita harus bisa mengendalikannya, jangan sampai melambung terlalu tinggi.Kalau harga sudah melampaui batas toleransi tentunya kita akan melakukan operasi pasar, seperti yang ada di kota lain di Indonesia," tegas Agung.
 
Menurut dia sampai saat ini stok pangan di Sulut masih tersedia dan tercukupi. "Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena stok masih tersedia hingga beberapa minggu ke depan," jelasnya.
 
Senada, menurut Direktur Utama Pasar Bersehati Alwin, kenaikan harga juga dipengaruhi faktor cuaca sehingga membuat kelancaran distribusi sedikit terhambat.
 
Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulut Sandra Moniaga mengatakan sejumlah bahan pokok pangan mengalami kenaikan, tapi tidak terlalu tinggi.
 
"Ketersediaan pangan pokok masih cukup menjelang Natal dan Tahun Baru ini. Untuk itu masyarakat di daerah ini yang merayakan Natal dan Tahun Baru tidak perlu khawatir karena stok pangan beberapa hari ke depan masih dinyatakan aman," ujar Sandra.
 
Monik, salah satu konsumen yang membeli telur mengaku tidak keberatan dengan harga naik.
 
"Wajar lah kalau harganya naik. Naiknya kan enggak begitu banyak. Seperti telur ini saya beli Rp26 ribu. Ya naik sedikit. Wajar-wajar saja. Nanti juga turun lagi," tuturnya.
 
Dalam pemantauan tersebut, Agung didampingi Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan BKP Tri Agustin Satriani dan Kepala Dinas Pangan Daerah Sulut Sandra Moniaga dan instansi terkait lainnya.

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif