Ilustrasi. (Foto: Antara/Wira).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Wira).

Cuti Bersama Hambat Penindaklanjutan Polemik THR

Ekonomi kemenaker
Kautsar Widya Prabowo • 21 Juni 2018 13:59
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menjelaskan keputusan pemerintah membuat cuti dan libur Lebaran yang memakan waktu cukup lama membuat penindaklanjutan pengaduan soal Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi terhambat.
 
Kasubdit Pengawasan Norma Waktu Kerja, Waktu istirahat dan Pengupahan Kemenaker FX Watratan mengungkapkan dinas daerah yang bertugas untuk menindaklanjuti dan perusahaan yang akan ditindaklanjuti masih tutup, sehingga menghambat.
 
"Harusnya pembayaran THR itu H-7 sebelum Lebaran 2018, tapi terkendalanya saat pemerintah tiba-tiba mengeluarkan kebijakan cuti bersama di tanggal 11 Juni. Jadi ketika ingin ditindaklanjuti, kantor sudah tutup," ujarnya di Gedung Kemenaker, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan untuk penindakan lebih lanjut, pihaknya akan melakukan verifikasi sebelum menindaklanjuti pengaduan tersebut. Lebaran ditambah cuti bersama yang ditetapkan oleh pemerintah hampir dua minggu ini menyebabkan beberapa perusahaan terkendala di cost production yang tidak seimbang dengan bulan sebelumnya.
 
"Mungkin kondisi keuangan perusahaan dengan kondisi perusahaan kesulitan dalam hal ekonomi. Kita tetap beri kesempatan ada pemberitaan dulu," imbuhnya.
 
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani sebelumnya mengatakan cuti bersama sebelum dan sesudah Idulfitri untuk mengurangi penumpukan arus lalu lintas mudik sebelum dan sesudah.
 
"Pemerintah menambah dua hari cuti bersama pada 11 hingga 12 Juni dan satu hari sesudah Idulfitri pada 20 Juni 2018," ujarnya beberapa waktu lalu.
 

 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif