DPR Minta Ada Kementerian Khusus Urusi Kewirausahaan
Anggota DPR-RI Komisi XI, Andreas Eddy Susetyo. Foto: Medcom.id/Daviq Umar
Malang: Anggota DPR-RI Komisi XI, Andreas Eddy Susetyo meminta agar pemerintah membentuk badan pengurus yang membawahi kewirausahaan secara nasional. Sehingga, nantinya, perkembangan wirausaha di Indonesia dapat terkoordinir dengan lebih baik.

"Kalau dalam bentuk badan ngurusin pembentukannya butuh waktu 2-3 tahun. Kalau saya cenderung pada kementerian. Kita minta ada kementerian yang ditunjuk khusus untuk fokus menangani kewirausahaan," katanya di Malang, Minggu, 1 Juli 2018.

Andreas juga meminta agar pemerintah dapat membentuk sebuah komite yang berada di bawah presiden langsung. Nantinya, komite tersebut berfungsi untuk merumuskan sejumlah kebijakan kewirausahaan di Indonesia.

"Seperti kita lihat di Malaysia itu kan langsung dibawah Perdana Menteri. Sehingga koordinasi kebijakan itu menjadi sangat lebih efektif," ungkap politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Upaya tersebut saat ini tengah digodok dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan. Dalam pembahasan tersebut, Andreas menyatakan perlu adanya kesatuan pemahaman dengan pihak pemerintah, salah satunya perkuatan kelembagaan.

"RUU Kewirausahaan sekarang di tingkat panitia khusus (pansus) dan di masa sidang terakhir tanggal 27 Juli 2018 itu mudah-mudahan bisa selesai," beber Ketua Tim Pansus RUU Kewirausahaan ini.

Selanjutnya, penerapan RUU Kewirausahaan ini juga akan melibatkan pemerintah daerah (pemda) dan pelibatan sektor swasta. Sebab, sejumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) banyak ditemukan di daerah.

"Termasuk di sini yang akan kita usahakan adalah adanya definisi yang tunggal dalam UMKM. Setelah definisinya sama, kemudian kita perlu membangun sistem informasi dan databasenya sehingga kita bisa lebih meningkatkan pembinaan termasuk bagaimana insentif yang lebih tepat untuk mereka," pungkasnya.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id