Legislator Puji Bulog Kalbar Amankan Stok Pangan hingga Lebaran

Gervin Nathaniel Purba 09 Mei 2018 15:24 WIB
berita dpr
Legislator Puji Bulog Kalbar Amankan Stok Pangan hingga Lebaran
Wakil Ketua Komisi IV DPR, Daniel Johan (batik cokelat) meninjau gudang Bulog Kalbar. Foto: Dok. DPR
Pontianak: Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengapresiasi kinerja Bulog Divisi Regional Kalimantan Barat (Kalbar) yang telah berusaha mengamankan stok dan melakukan stabilisasi harga pangan. Stok pangan dipastikan aman hingga empat bulan ke depan.

“Alhamdulillah, berdasarkan penjelasan dari Kepala Bulog Divisi Regional Kalbar bahwa stok beras di Bulog saat ini relatif aman untuk empat bulan ke depan, terutama memasuki bulan suci Ramadan, Lebaran dan Pilkada di Kalbar ini. Bahkan Bulog juga beberapa kali sudah melakukan operasi pasar. Tidak hanya itu, setelah kami melihat langsung, kualitas dari beras yang ada di gudang Bulog juga cukup baik. Kami sangat mengapresiasi hal itu,” ujar Daniel dalam keterangan tertulisnya, Pontianak, Kalbar, Rabu, 9 Mei 2018.

Ditambahkannya, saat ini Kalbar sudah masuk dalam swasembada pangan, sehingga bisa dipastikan stok beras yang ada di Bulog itu merupakan hasil penyerapan Bulog dari produksi petani lokal. 

Dengan demikian secara langsung Bulog Kalbar juga ikut membantu pemerintah dalam menyejahterakan petani dalam negeri. Sebab, harga beli Bulog dari petani juga melebihi ketentuan HPP (harga pembelian pemerintah) yang ditetapkan pemerintah dalam Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015, yakni sebesar Rp7.300 per kilogram (kg) untuk beras medium. Sementara Bulog membeli dengan harga Rp8.030 per kg untuk beras medium, yang berasal dari fleksibilitas harga sebesar 10 persen dari HPP.

Sementara itu, Kepala Bulog Divre Kalbar Sabarudin Amrullah menjelaskan pihaknya tidak hanya menjaga stabilitas harga dan stok beras saja, melainkan juga untuk empat komoditas lainnya seperti gula, minyak goreng dan daging. Ia juga menyatakan stok ketiga Komoditas tersebut relatif aman. 

Seperti gula yang dijual di pasaran sebesar Rp12 ribu per kilogram, daging segar sebesar Rp120 ribu per kg untuk ditingkat konsumen, sementara harga dari Bulog ditingkat pengecer sebesar Rp80 ribu per kg.

“Hingga hari ini stok beras di  Bulog ada 11 ribu ton, sehingga bisa dikatakan aman sampai empat bulan ke depan. Begitu juga dengan tiga komoditas lainnya seperti gula, minyak goreng dan daging juga dalam kondisi aman hingga sampai empat bulan ke depan. Bahkan kami juga sudah melakukan operasi pasar, dan rencananya ke depan kami akan menggelar pasar murahnya. Khusus untuk beras di Kalbar merupakan hasil penyerapan dari produksi petani lokal,” kata Sabarudin memaparkan.






(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id