Dolar Tertekan, Harga Emas Antam Terus Kinclong
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Jakarta: Gerak harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau terus menguat mengikuti pergerakan emas dunia yang bersinar karena pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip laman Logam Mulia Antam, Kamis, 13 September 2018, harga emas tercatat berada di level Rp670 ribu per gram atau menguat Rp5.000 dari sebelumnya Rp655 ribu per gram.

Senada, harga pembelian kembali (buy back) emas tercatat naik menjadi sebesar Rp576 ribu per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Adapun harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).


Sumber: Logam Mulia Antam

Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik untuk sesi kedua berturut-turut pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), saat dolar Amerika Serikat tertekan. Indeks USD yang mengukur uang terhadap enam saingan turun sebanyak 0,32 persen menjadi 94,8 pada 1910 GMT.

Mengutip Xinhua, Kamis, 13 September 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik sebanyak USD8,7 atau 0,72 persen menjadi ditutup pada USD1.210,9 per ons. Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD yang berarti jika USD melemah maka emas berjangka akan naik.

Sementara harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 14 sen atau 0,99 persen menjadi menetap di USD14,293 per ons. Sedangkan platinum untuk Oktober menambahkan sebanyak USD10,6 atau 1,34 persen menjadi ditutup pada USD799,9 per ons.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id