Illustrasi. MI/PANCA SYURKANI.
Illustrasi. MI/PANCA SYURKANI.

Uji Coba B30, BPDP Kelapa Sawit Kucurkan Rp20 Miliar

Ekonomi minyak sawit
Suci Sedya Utami • 14 Juni 2019 06:12
Jakarta: Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit mengucurkan anggaran Rp20 triliun untuk uji coba pencampuran biodiesel 30 persen pada bahan bakar solar atau B30 pada kendaraan bermesin diesel selama kurang lebih empat bulan.
 
"Iya kurang lebih Rp20 miliar untuk uji coba," kata Direktur Utama BPDP Kelapa Sawit Dono Boestami usai peluncuran di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Juni 2019.
 
Anggaran tersebut diperuntukkan bagi para driver yang mengemudikan kendaraan uji coba. Bayaran diriver untuk uji coba kali ini cukup mahal sebab menggunakan driver profesional.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain untuk membayar driver, dana tersebut juga diperuntukkan untuk biaya pengujian. Setiap hasil uji coba yang telah dilakukan nantinya akan dibawa ke workshop Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
 
Selain menggelontorkan anggaran tersebut, BPDP Kelapa Sawit juga akan menanggung biaya dari adanya selisih harga minyak kelapa sawit nantinya saat penerapan B30 mulai dilakukan di 2020.
 
"Kalau peraturan yang ada sekarang berapapun selisihnya harus ditanggung," jelas Dono.
 
Peluncuran B30 dilakukan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi oleh Wakil Menteri ESD Arcandra Tahar. Uji coba ditandai dengan pelepasan keberangkatan tiga unit truk jenis Fusso, Isuzu NM, UD truck dan delapan unit kendaraan penumpang jenis Toyota Fortuner, Nissan Terra, DFSK Super Cap dan Mitsubishi Pajero berbahan bakar B30 yang masing-masing akan menempuh jarak 40 ribu dan 50 ribu kilometer. Uji coba akan dilakukan selama empat bulan hingga September 2019.
 
"Road test B30 ini bukan uji jalan saja tetapi juga mempromosikan kepada masyarakat bahwa penggunaan bahan bakar B30 performa termasuk akselerasi kendaraan tidak turun dan perawatannya tidak memakan biaya tambahan yang besar," kata Jonan dalam sambutannya.
 
Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana mengatakan kendaraan penumpang akan menempuh rute Lembang - Cileunyi - Nagreg - Kuningan - Tol Babakan - Slawi - Guci - Tegal - Tol Cipali - Subang - Lembang sejauh 560 km per hari.
 
"Sedangkan truk menempuh rute Lembang - Karawang - Cipali - Subang - Lembang sejauh 350 km per hari," tutur Dadan.
 
Uji coba penggunaan B30 ini tidak hanya dilaksanakan pada kendaraan darat bermesin diesel. Dalam waktu dekat, pengujian sejenis juga akan dilakukan pada kereta api, angkutan laut, dan alat berat di pertambangan.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif