Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Foto : Medcom/Suci.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Foto : Medcom/Suci.

BKPM Bidik Rp805 Triliun Investasi Masuk RI Tahun Depan

Ekonomi bkpm
Eko Nordiansyah • 13 November 2019 20:06
Sentul: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membidik dana investasi sebesar Rp805 triliun bisa masuk Indonesia tahun depan. Bahkan perlu ada sinergi dengan pemerintah daerah guna mewujudkan target tersebut.
 
"Target kami 2020 existing Rp805 triliun harus terealisasi. Caranya hanya ada dua," kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopinda 2019 di Sentul, Bogor, Rabu, 13 November 2019.
 
Dirinya merinci izin yang ada di daerah harus lebih ringkas agar bisa mempercepat realisasi investasi. Misalnya masalah perizinan terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang baru ada di 50 kabupaten/kota.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Model BKPM ke depan kami minta pemetaan potensi di kabupaten kota, provinsi. Kami ada kanwil di sembilan negara tapi Bapak Ibu belum upgrade. Yang ada hanya di provinsi sekitar Jawa dan Sumatera. Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku, dikit sekali. Database saja enggak ada," jelas dia.
 
Selain itu, BKPM akan mendorong investor untuk bekerja sama dengan pengusaha lokal. Hal ini sebagaimana permintaan Presiden Joko Widodo agar para investor tak hanya bekerja sama dengan pengusaha di Jakarta saja.
 
"Presiden memerintah setiap investasi yang masuk wajib gandeng pengusaha nasional di daerah. Sekarang cukup pengusaha dari Jakarta. Harus memakai pengusaha nasional di daerah yang memenuhi syarat karena banyak juga yang asal nama saja. Ini sasaran ke depan," pungkasnya.
 
Secara kumulatif, BKPM mencatat realisasi investasi Januari hingga September 2019 mencapai Rp601,3 triliun. Angka tersebut meningkat 12,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp535,4 triliun.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif