Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Foto : BKPM.
Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Foto : BKPM.

Jabatan CPNS yang Dibutuhkan BKPM

Ekonomi CPNS
Nia Deviyana • 12 November 2019 17:16
Jakarta: Tidak hanya kementerian, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) juga membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). BKPM menyediakan 19 formasi pada seleksi CPNS 2019.
 
Melansir dari laman BKPM, Selasa, 12 November 2019, berikut jenis jabatan, kualifikasi, dan total Sumber Daya Manusia (SDM) yang dibutuhkan.
 
1. Analis Bimbingan Usaha dengan pendidikan S-1 Teknik, S-1 Ekonomi, atau S-1 Hukum. (dibuka satu formasi).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


2. Analis Penanaman Modal dengan pendidikan S-1 Teknik, S-1 Ekonomi, S-1 Komputer, atau S-1 Ekonomi Syariah (dibuka dua formasi).
 
3. Analis Pengembangan Potensi Daerah dengan pendidikan S-1 Teknik, S-1 Ekonomi, atau S-1 Hukum (dibuka satu formasi).
 
4. Analis Perencanaan dengan pendidikan S-1 Teknik, S-1 Ekonomi, dan S-1 Pertanian (dibuka tiga formasi).
 
5.Fasilitator Promosi dengan pendidikan S-1 Komunikasi, S-1 Ekonomi, atau S-1 Sastra Bahasa Asing (dibuka satu formasi).
 
6.Pemeriksa Penanaman Modal dengan pendidikan S-1 Teknik, S-1 Hukum, S-1 Statistik, atau S-1 Komputer (dibuka satu formasi).
 
7. Penyusun Bahan Bimbingan Teknis dengan pendidikan S-1 Ekonomi atau S-1 Komputer (dibuka satu formasi).
 
8. Penyusun Naskah Rapat Pimpinan dengan pendidikan S-1 Administrasi atau S-1 Kearsipan (dibuka dua formasi).
 
9. Penyusun Rencana Promosi dengan pendidikan S-1 Ekonomi, S-1 Komputer, atau S-1 Sastra Inggris (dibuka satu formasi).
 
Untuk mendaftar proses seleksi CPNS 2019, masyarakat dapat mengakses laman sscasn.bkn.go.id. Sementara untuk mengetahui informasi lebih detail mengenai seleksi CPNS BKPM dapat membuka situs https://www.bkpm.go.id/id/karir.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif