Rupiah Diperkirakan Bergerak Menguat

Angga Bratadharma 14 Maret 2018 09:02 WIB
kurs rupiah
Rupiah Diperkirakan Bergerak Menguat
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)
Jakarta: Dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia lainnya. Kondisi itu terjadi setelah data inflasi di Amerika Serikat (AS) naik tipis di Februari sebesar 2,2 persen (yoy) dibandingkan dengan di Januari sebesar 2,1 persen (yoy) sesuai dengan konsensus ekonom sebelumnya.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail mengatakan rendahnya inflasi di AS meredakan kekhawatiran bahwa Fed Fund Rate (FFR) akan naik lebih dari tiga kali. Sedangkan gerak nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak mendatar jelang rilis data neraca perdagangan di Februari ini.

"Neraca perdagangan diprediksi tetap defisit namun lebih kecil dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Jika data neraca perdagangan tercatat positif, rupiah berpeluang menguat hari ini. Rupiah kemungkinan bergerak di rentang Rp13.730 hingga Rp13.750 per USD," kata Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 14 Maret 2018.


Sumber: Samuel Sekuritas Indonesia

Sementara itu, Samuel Research Team menyebutkan, bursa AS semalam ditutup melemah tertekan sentimen pemecatan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson. Presiden Donald Trump memecat Tillerson setelah serangkaian perselisihan mengenai sejumlah isu termasuk Korea Utara dan Rusia.

Trump telah menunjuk Direktur CIA Mike Pompeo, yang dipandang lebih loyal, untuk menggantikan Tillerson. Adapun yang akan menggantikan Pompeo adalah Gina Haspel, wakil direktur badan tersebut. Sementara rilis data pertumbuhan harga konsumen AS melambat pada Februari 2018, mengindikasikan adanya kenaikan inflasi diperkirakan bertahap.


Sumber: Samuel Sekuritas Indonesia

"Penguatan harga minyak mentah merespons laporan industri yang menunjukkan penurunan jumlah stok bahan bakar AS," sebut Samuel Research Team.

Sedangkan dari domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,35 persen dengan dana asing tercatat net sell Rp701,9 miliar di pasar regular. IHSG cenderung sideways hari ini. EIDO ditutup melemah.



(ABD)