Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas. (FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma)
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas. (FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma)

Aset Bank Mandiri di Wilayah Terdampak Tsunami Dipastikan Aman

Ekonomi bank mandiri Tsunami di Selat Sunda
Husen Miftahudin • 24 Desember 2018 12:20
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memastikan kondisi seluruh aset yang ada di wilayah terdampak tsunami, aman. Selain aset, seluruh sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki bank pelat merah tersebut juga dipastikan selamat.
 
"Kantor kami di Provinsi Banten ataupun di Provinsi Lampung tidak ada yang terdampak tsunami. Demikian pula karyawan juga semua dalam keadaan selamat," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas kepada Medcom.id, di Jakarta, Senin, 24 Desember 2018.
 
Aset Bank Mandiri berupa kantor cabang dan mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Dari 40 kantor cabang dan 57 unit mesin ATM yang ada di area Lampung, seluruhnya dalam kondisi aman.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seluruh aset Bank Mandiri yang ada di area Banten juga terpantau aman. Untuk area Cilegon dan Labuan, Bank Mandiri punya 23 kantor cabang/outlet dan 260 unit mesin ATM.
 
"Kami memantau aset kami yang ada di daerah terdampak. Karena kalau bicara secara keseluruhan, tidak relevan untuk bencana tsunami," jelas Rohan.
 
Di bagian lain, Rohan juga memastikan seluruh kantor-kantor cabang di wilayah terdampak tsunami akan beroperasi secara normal. Bila listrik di wilayah tersebut padam, kantor cabang akan menggunakan genset.
 
"Akan buka (beroperasi secara normal). Untuk listrik, sementara menggunakan genset," pungkas Rohan.
 
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin, 24 Agustus 2018, pukul 07.00 WIB, jumlah korban tewas akibat bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda bertambah menjadi 281 orang. Sementara 1.061 orang terluka, 57 orang masih dicari, dan 11.687 penduduk mengungsi.
 
"Kemungkinan data korban dan kerusakan bertambah. Pendataan masih terus dilakukan oleh petugas," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif