Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bayu Krisnamurti. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)
Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bayu Krisnamurti. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)

Kebijakan Impor Paling Dinanti dalam Debat Pangan

Ekonomi debat capres ketahanan pangan
Ilham wibowo • 14 Februari 2019 17:56
Jakarta: Tema debat calon presiden yang mengusung tema sektor pangan pada Minggu, 17 Februari 2019 diyakini bakal berkutat pada kebijakan impor. Paparan kandidat dinilai bakal merepresentasikan sisi keberpihakan.
 
"Saya kira impor tidak bisa dihindari selama kita ingin ekspor, kalau kita mau ekspor berarti ada negara lain yang impor," ujar Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bayu Krisnamurti di Kadin Tower, Jakarta, Kamis, 14 Februari 2019.
 
Pengamat Pangan dan Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) ini memaparkan kebijkan program kandidat capres pada sektor pangan perlu identik dengan fokus yang akan dicapai. Sektor pangan saat ini menjadi penentu pertumbuhan ekonomi nasional.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Artinya kita tidak boleh antiimpor, yang jadi masalah adalah siapa yang jadi perhatian kita, apakah kesejahteraan petani? Nah kalau impor banyak artinya kesejahteraan petani yang kena," paparnya.
 
Strategi kebijakan impor juga menjadi langkah paling ampuh dalam sisi stabilisasi harga pangan untuk jangka pendek. Fluktuasi harga pangan ini juga dianggap menjadi penting lantaran berkaitan dengan daya beli masyarakat.
 
"Bagaimana kita bisa tetap impor, penuhi impor tapi tidak menunggu kesejahteraan petani. Kita tidak lagi di jaman yang menjadi impor fobia, takut sama impor," ungkapnya.
 
Kedua kandidat juga perlu mengedepankan pemaparan manejemen impor yang menjadi senjata dalam debat. Selain itu, terobosan program tak kalah penting seperti upaya meningkatkan produktivitas pangan dalam negeri.
 
"Saya malah khawatir kalau ada yang terlalu bersemangat menjanjikan antiimpor. Artinya itu tidak realistis," pungkasnya.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif