Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Startup Laundry Ingin Ekspansi ke Asia Tenggara

Ekonomi startup
Media Indonesia • 11 November 2019 08:13
Jakarta: Perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup) di bidang layanan jasa laundry, KliknKlin, berencana melakukan ekspansi bisnis ke kancah internasional. Startup dengan sistem kemitraan itu memiliki pengalaman lebih dari tiga tahun beroperasi di Indonesia.
 
Lebih jauh Founder dan CEO KliknKlin, Raka Destama menjelaskan pihaknya akan memulai dari pasar Asia Tenggara. "Kami percaya hal tersebut karena melihat kebiasaan para konsumen yang sama," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu, 10 November 2019.
 
KliknKlin memercayai persoalan ekspansi itu kepada mitranya yang memiliki lisensi internasional. Hal ini karena pihak tersebut lebih mengetahui pasar lokal masing-masing.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ia menyoroti isu utama pekerja laundry biasanya seputar pendapatan di bawah dari upah minimum provinsi (UMP). "Dari sisi pemilik toko laundry umumnya memiliki masalah kesulitan melakukan kontrol bisnis jasa laundry mereka yang biasanya disebabkan sumber daya manusianya," ujarnya.
 
Raka mengklaim laundry yang bergabung dengan program KliknKlin dapat meningkatkan pendapatan. Pihaknya pun menawarkan solusi mudah bagi pemilik dengan melakukan pengawasan dan pengembangan usaha melalui teknologi, mulai sistem order daring antarjemput yang terorganisasi, absensi, point of sales, rekrutmen, pelatihan dan pengembangan karyawan, serta deposit yang aman.
 
Kliknklin kini bermitra sekitar 150 mitra pemilik gerai dan 300 mitra operator. Selain menawarkan layanan jasa cuci baju, KliknKlin menawarkan jasa cuci sepatu, tas, karpet, serta layanan pembersihan ke rumah pelanggan.
 
KliknKlin saat ini berfokus mengembangkan layanan general cleaning (HomeKlin) dan shoes&bags care (KlinCare) sebagai layanan baru guna menarik lebih banyak mitra operator dan konsumen. Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan mitra. Pada tahun ini, perusahaan menargetkan 1.000 toko yang dioperasikan dan 3.000 mitra operator.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif