Illustrasi. MI/Galih.
Illustrasi. MI/Galih.

Pemerintah Bakal Bangun 93 KM Jalan Menggunakan Aspal Karet

Ekonomi jalan tol
Husen Miftahudin • 07 Januari 2019 14:50
Jakarta: Tiga pejabat kementerian menghadiri rapat pemanfaatan karet yang dipimpin Menko Perekonomian Darmin Nasution. Rapat tersebut menghasilkan rencana penyerapan karet untuk pembangunan jalan nasional di 2019.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi menyebutkan, aspal campuran karet akan digunakan untuk membangun 93,66 kilometer (km) jalan nasional/negara. Total volume aspal karet yang digunakan sebanyak 2.542,20 ton.

"Sementara (pembangunan) jalan negara yang akan menggunakan aspal campuran karet itu di Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Medan, dan Kalimantan," ujar Budi di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Senin, 7 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Lebih lanjut, Budi menegaskan pembangunan jalan menggunakan aspal karet adalah jalan-jalan nasional yang mengalami kerusakan. Anggaran pembelian karet berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), totalnya mencapai Rp20 miliar untuk tahun ini. "Anggaran masuk di PUPR. Pembelian karet Rp20 miliar saja, nanti untuk di-blended dengan aspal. Nanti (aspal karet) digunakan sementara di jalan negara," ungkap dia.

Budi berharap pemerintah daerah (pemda) ikut berkontribusi meningkatkan pemanfaatan karet. Sebagai penanggung jawab pengawasan dan pemeliharaan jalan provinsi dan jalan-jalan kabupaten, pemda bisa menggunakan aspal karet untuk pembangunan jalan-jalan daerah.

"Nanti (pemda) juga akan dilibatkan lagi di rapat berikutnya dengan Kemendagri supaya bisa mendorong pemerintah provinsi, kemudian pemerintah kabupaten/kota untuk menyerap karet," pungkas Budi.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi