Pengentasan Kemiskinan Fokus Setiap Pemerintahan

Eko Nordiansyah 25 Oktober 2018 14:08 WIB
kemiskinan
Pengentasan Kemiskinan Fokus Setiap Pemerintahan
Kepala BPS Suhariyanto (tengah) dan Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika (kanan). (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Jakarta: Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla terus berupaya mengurangi kemiskinan dengan berbagai kebijakan serta program kerja. Hal yang sama juga dilakukan pemerintahan sebelumnya, sehingga setiap pemerintahan punya cara tersendiri untuk mengentaskan kemiskinan.

"Seluruh pemimpin negara punya komitmen yang kuat untuk memuliakan rakyatnya melalui pengurangan kemiskinan," kata Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika ditemui di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, Jakarta Timur, Kamis, 25 Oktober 2018.

Menurut dia, sejak Presiden Soekarno hingga Presiden Jokowi memiliki program kerja yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan. Hanya saja, dengan tantangan yang berbeda-beda maka tidak bisa dibandingkan antara keberhasilan pemerintah sebelumnya dengan yang sekarang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan Indonesia pada Maret 2018 adalah sebesar 9,82 persen atau berada pada level single digit untuk pertama kalinya. Keberhasilan pemerintah menurunkan angka kemiskinan karena pada tahun 2014 berada di level 10,96 persen.

"Beberapa kebijakan yang saling melengkapi program-program antikemiskinan dari pemerintah sebelumnya. Semua akan tepat pada situasi di mana program itu dijalankan. Maka kalau mau dibandingkan, penting bagi kita tidak hanya membandingkan programnya tapi juga apa yang terjadi pada saat itu," jelas dia.

Erani kemudian bercerita bagaimana Presiden Soekarno menjalankan kebijakan yang adil dan merata ditambah kebijakan reformasi lahan, serta pemenuhan kebutuhan pokok rakyat. Kemudian Presiden Soeharto menjalankan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita).

Selanjutnya Presiden BJ Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati, hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang selama masa kepemimpinanya fokus mengurangi kemiskinan dengan berbagai program seperti subsidi pertanian, subsidi beras, hingga beasiswa untuk masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, Presiden Jokowi memiliki program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), beras sejahtera (rastra) dan bantuang pangan, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), program dana desa, program Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial (RAPS).

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id