?Waskita Karya berkontribusi dalam penyelesaian pembangunan proyek-proyek strategis nasional. Foto: Dokumen Istimewa.
?Waskita Karya berkontribusi dalam penyelesaian pembangunan proyek-proyek strategis nasional. Foto: Dokumen Istimewa.

Waskita Karya Selesaikan Proyek Strategis Nasional

Ekonomi proyek strategis nasional
16 Februari 2019 00:09
Jakarta: PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus menggenjot proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Hal itu diwujudkan melalui pembangunan di berbagai sektor, antara lain bandar udara, bendungan, jalan tol, jalur perkeretaapian, hingga kelistrikan.
 
SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Shastia Hadiarti mengatakan, di sektor bandara perseroan telah menyelesaikan pembangunan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta Tangerang, sarana dan gedung Bandara Kertajati Jawa Barat, terminal dan sarana Bandara Ahmad Yani Semarang Jawa Tengah. Kemudian runway, apron, dan taxiway Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur.
 
"Manfaat pembangunan bandara tersebut meningkatan jumlah pergerakan pesawat per hari, dari sebelumnya 122 pergerakan menjadi 128 pergerakan, peningkatan jumlah penumpang per hari dari sebelumnya 13.333 orang menjadi 14.474 orang, dan peningkatan pergerakan kargo per hari dari sebelumnya 66 ton menjadi 70 ton," ungkap Shastia dalam keterangannya, Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sektor bendungan, lanjut dia, Waskita telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Raknamo Nusa Tenggara Barat dan sedang membangun Bendungan Tapin Kalimantan Selatan, Bendungan Way Sekampung Lampung, Bendungan Rukoh Nanggroe Aceh Darussalam, Bendungan Leuwikeris Jawa Barat. Kemudian Bendungan Karian Banten, Bendungan Tiga Dihaji Sumatera Selatan, Bendungan Jlantah Jawa Tengah, Bendungan Bener Jawa Timur, Bendungan Temef Jawa Timur, Bendungan Gondang Jawa Timur, serta Bendungan Margatiga Lampung.
 
"Pembangunan bendungan bermanfaat sebagai sumber pembangkit listrik tenaga air, sumber irigasi, sumber air bersih bagi masyarakat, dan pengendali banjir," beber dia.
 
Baca juga: 31 Proyek Strategis Nasional Rampung di Triwulan III
 
Untuk sektor jalan tol, Waskita turut berkontribusi dalam pembangunan beberapa jalan tol dengan total panjang 1.300 kilometer di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.Dari keseluruhan jalan tol tersebut, total 468 kilometer telah beroperasi antara lain Bekasi-Cawang-Kampung Melayu seksi 1B dan 1C, Ciawi-Sukabumi seksi 1, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Salatiga-Kartasura, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi 1.
 
Menurut Shastia, manfaat pembangunan Jalan Tol Trans Jawa (Jakarta-Surabaya) dapat memangkas waktu tempuh dari 20 jam menjadi 12-15 jam. Sedangkan Jalan Tol Trans Sumatera (Bakauheni-Palembang) memangkas waktu tempuh dari 12 jam menjadi sekitar enam jam.
 
"Waktu tempuh yang lebih singkat tersebut dapat menurunkan biaya pengiriman logistik, khususnya biaya bahan bakar dan menjaga kualitas komoditas yang dikirim," jelasnya.
 
Di jalur perkeretaapian, Waskita telah menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana kereta api, antara lain Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan dan Kereta Api Bandara Soekarno Hatta.
 
"Pada sektor kelistrikan, Waskita sedang membangun transmisi listrik 500 kV Sumatra yang membentang sejauh 395 kilometer dari New Aur Duri ke Perawang. Proyek ini mulai dikerjakan pada tahun 2015 dan ditargetkan selesai pada tahun 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp6,1 triliun," tutup Shastia.
 

 

(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif