Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto : Medcom.id/Eko Nordiansyah.
Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto : Medcom.id/Eko Nordiansyah.

Pertumbuhan Transaksi Uang Elektronik Tembus 188%

Ekonomi bank indonesia
Husen Miftahudin • 23 Januari 2020 21:46
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi uang elektronik per Desember 2019 tumbuh 188,31 persen (yoy). Hal ini dinilai sejalan dengan terus menguatnya preferensi masyarakat kepada penggunaan uang digital.

"Bank Indonesia terus mendorong digitalisasi ekonomi dan keuangan, termasuk di dalamnya penguatan inklusi ekonomi, melalui implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Januari 2020.
 
Perry menambahkan Bank Indonesia terus memperluas akseptasi standar QR Code untuk pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik server based atau QR Code Indonesia Standard (QRIS). Mulai dari transaksi di pasar-pasar tradisional, perguruan tinggi, hingga transaksi lintas negara.
 
"BI-FAST sebagai salah satu solusi infrastruktur sistem pembayaran ritel yang cepat, real-time, tersedia setiap saat, aman, dan murah, akan mulai dibangun," tegasnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk perluasan akseptasi QRIS, bank sentral akan berkoordinasi dengan pemerintah dalam transaksi nontunai. Hal ini dilakukan dengan percepatan elektronifikasi transaksi pada penyaluran bantuan sosial, sektor transportasi, dan transaksi keuangan pemerintah khususnya di daerah.
 
Adapun posisi Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) per Desember 2019 tumbuh 5,95 persen (yoy). Sementara, transaksi nontunai menggunakan ATM, kartu debit, kartu kredit, dan uang elektronik posisi Desember 2019 tumbuh 2,45 persen (yoy), didominasi oleh transaksi nontunai menggunakan kartu ATM/debit dengan pangsa 92,92 persen.
 
"Kelancaran sistem pembayaran tetap terjaga, baik tunai maupun nontunai," pungkas Perry.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif