Direktur Pengembangan dan Pemasaran Pegadaian Harianto Widodo - - Foto: Medcom.id/ Nia Deviayana
Direktur Pengembangan dan Pemasaran Pegadaian Harianto Widodo - - Foto: Medcom.id/ Nia Deviayana

Pegadaian Syariah Catatkan Pertumbuhan Positif

Ekonomi pegadaian
Nia Deviyana • 26 Juli 2019 11:55
Yogyakarta: Pegadaian syariah mencatatkan komposisi asset pinjaman (oustanding loan) syariah sebesar 19,07 persen. Angka tersebut cukup positif melampaui pertumbuhan Industri Keuangan Non Bank (INKB) syariah dan perbankan syariah.
 
"Pegadaian syariah bisa tumbuh 19 persen menunjukkan kita berkomitmen untuk menumbuhkan keuangan syariah. IKNB pertumbuhannya sekitar 4 persen, sementara perbankan syariah 5 sampai 6 persen," ujar Direktur Pengembangan dan Pemasaran Pegadaian Harianto Widodo saat mengisi National Media Gathering & Workshop bersama wartawan di Hotel Pesonna, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jumat 26 Juli 2019.
 
Harianto menuturkan Pegadaian meningkatkan penetrasi keuangan syariah dengan menyediakan berbagai produk, yakni Pegadaian Amanah, Pegadaian Arrum, Pegadaian Rahn Tasjily Tanah, dan Pegadaian Arrum Haji. Hal itu sesuai dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pegadaian Amanah memberikan pinjaman syariah kepada pengusaha mikro atau karyawan guna pembelian kendaraan dengan maksimal jumlah pinjaman Rp450 juta. Sementara Pegadaian Arrum, membiayai pengusaha UMKM dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor.
 
"Untuk Pegadaian Amanah pertumbuhannya bagus, sampai Juni 2019 transaksinya mencapai Rp2 triliun," imbuhnya.
 
Selanjutnya, Pegadaian Rahn Tasjily Tanah merupakan fitur gadai yang memfasilitasi serifikat gadai tanah untuk pengusaha mikro dalam mengembangkan usahanya.
 
"Pembiayaan ini punya keunggulan karena kalau di perbankan kan tidak bisa kalau hanya sertifikat tidak ada bangunannya, kalau kita bisa asalkan punya usaha produktif. Maksimal untuk pinjaman ini Rp200 juta," paparnya.
 
Terakhir, Pegadaian Arrum Haji yang memfasilitasi umat muslim dalam mendapatkan porsi haji. Harianto menjelaskan hanya dengan jaminan emas sebesar 3,5 gram, nasabah sudah bisa mendapatkan pembiayaan dari PT Pegadaian sebesar Rp25 juta untuk mendapatkan porsi haji.
 
"Ini kita bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) agar makin banyak orang yang daftar haji. Dengan demikian akan mendorong pembiayaan jangka panjang," pungkasnya.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif