Wakil Presiden Jusuf Kalla. (FOTO: Medcom.id/Husen Mitahudin)
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (FOTO: Medcom.id/Husen Mitahudin)

Dua BPJS Diminta Saling Sinergi Genjot Kesejahteraan Masyarakat

Ekonomi bpjs kesehatan bpjs ketenagakerjaan
Husen Miftahudin • 03 Juli 2019 16:11
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menyindir kinerja dua Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dalam menyejahterakan masyarakat Indonesia. Padahal kinerja keduanya bisa saling melengkapi untuk menyediakan dua aspek penting dalam kehidupan masyarakat.
 
Saat ini, sebut JK, BPJS Ketenagakerjaan tengah dalam kondisi subur soal dana kelolaan. Kondisi tersebut sebenarnya bisa menopang keuangan BPJS Kesehatan yang kini tengah mengalami defisit anggaran.
 
"BPJS Ketenagakerjaan punya dana yang cukup besar, sangat besar malah. Tapi BPJS Kesehatan defisit terus menerus. Jadi perlu ada kerja sama yang baik untuk mendukung kesejahteraan," tutur JK saat memberi kata sambutan dalam acara Penganugerahan Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2018 di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kondisi defisitnya keuangan BPJS Kesehatan diakui JK bakal membebani anggaran negara. Bila berlarut, bukan tidak mungkin anggaran negara bisa jebol untuk menutupi defisit BPJS Kesehatan.
 
"Kalau satu pihak defisit, maka bebannya ke negara. Kalau bebannya ke pemerintah tentu ada batasnya kemampuan pemerintah itu," tukas JK.
 
Maka itu Wapres meminta kedua BPJS untuk segera saling bersinergi demi menopang dua aspek pendorong kesejahteraan masyarakat.
 
"BPJS Ketenagakerjaan punya tanggung jawab jangka panjang terhadap pekerja, sedangkan BPJS Kesehatan pada orang sakit. Dua-duanya memberikan kesejahteraan," pungkas JK.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif