Direktur Utama Perinus Yana Aditya dan Bupati Mimika Eltinus Omeleng. Foto : Medcom/Suci Sedya Utami.
Direktur Utama Perinus Yana Aditya dan Bupati Mimika Eltinus Omeleng. Foto : Medcom/Suci Sedya Utami.

Perinus Ambil Alih Pengelolaan Kulkas Raksasa di Mimika

Ekonomi bumn kelautan dan perikanan
Suci Sedya Utami • 22 Oktober 2019 16:26
Jakarta: PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus resmi mengambil alih pengelolaan single cold storage atau lemari pendingin raksasa untuk menyimpan hasil tangkapan laut di Kabupaten Mimika, Papua.
 
Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Perinus dengan Pemerintah Kabupaten Mimika yang dilakukan oleh Direktur Utama Perinus Yana Aditya dan Bupati Mimika Eltinus Omeleng dan disaksikan oleh Direktur Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Prayudi Budi Utomo.
 
Dalam sambutannya, Yana mengatakan pihaknya nanti menjadi operator yang mengoperasikan aset storage tersebut. Perinus, dia bilang akan menjadi offtaker atau pengumpul dari ikan-ikan hasil tangkapan nelayan untuk dijual untuk pasar lokal maupun internasional (ekspor).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yana bilang sinergi ini merupakan upaya strategis kedua belah pihak untuk bisa merangkai kerja sama yang lebih baik lagi ke depan. Ia berharap kerja sama bisa ditingkatkan dan menjadi satu model kerja sama antara daerah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 
"Kami terus terang ingin kembangkan kerja sama ke depan, bisa membuka pasar ikan agar nanti masyarakat sekitar bisa dapatkan manfaatnya," kata Yana di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Oktober 2019.
 
Kapasitas storage tersebut mampu menyimpan 200 ton hasil tangkapan. Sementara itu kata Yana, selain mengelola storage di Mimika, Perinus juga mengoperasikan storage milik KKP di Muara Baru Jakarta 2.000 ton, Sumenep 200 ton, Talaud 200 ton. Kemudian storage milik sendiri di Sorong 350 ton, Ambon 350 ton, Bitung 350 ton, Bacan Halmahera Selatan 200 ton, Makassar 100 ton, Surabaya 250 ton, dan Tanjung Benoa 300 ton.
 
Sementara itu, Eltinus juga mengharapkan agar Perinus bisa mengelola dengan baik dan efisien storage itu sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat sekitar terutama nelayan. Ia juga berharap agar Perinus bisa melakukan fungsi pembinaan pada dunia usaha di sektor kelautan yang ada di Mimika.
 
"Diharapkan juga dapat melakukan fungsi pembinaan agar bisa berdaya saing," tegas Eltinus.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif