Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Mengakselerasi Program Satu Juta Petani

Ekonomi pertanian petani kementerian pertanian
Ade Hapsari Lestarini • 18 Juni 2019 10:55
Jakarta:Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman telah mencetuskan gerakan satu juta petani milenial di seluruh Indonesia. Gerakan tersebut adalah langkah pemerintah untuk menambah daya produksi komoditas pertanian yang berorientasi ekspor.
 
Mengutip keterangan tertulisnya, Selasa, 18 Juni 2019, Amran mengatakan petani milenial yang sudah bergabung saat ini kurang lebih mencapai 400 ribu orang. Pihaknya pun menargetkan satu juta di 2019 ini. Amran terus mendorong pemuda-pemuda tani untuk turun ke sektor pertanian yang sudah bertransformasi dari pertanian tradisional ke pertanian modern.
 
Perlahan, manfaat dari program transformasi pertanian tradisional ke pertanian modern yang diusung pemerintah dengan mendistribusikan ribuan alat mesin pertanian (alsintan) telah dirasakan petani di Tanah Air.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu petani di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kardjono, mengaku semua bantuan mesin pertanian sudah beroperasi dan digunakan petani di wilayahnya setiap hari. Ada lima desa yang menggunakan alsintan bantuan Kementerian Pertanian (Kementan). Kelima desa itu antara lain Wareng dan Galangan.
 
"Alsintan inibermanfaat dalam peningkatan produksi. Sebelum menggunakan alsintan hasil sawah sekitar tujuh ton per hektare (ha). Sekarang bisa mencapai sembilan ton per ha, bahkan lebih. Kami petani jadi lebih bersemangat," kata Karjono.
 
Di Kabupaten Tuban, Jawa Timur produksi gabah per ha mencapai 10 ton dengan kualitas padi sangat baik. Angka ini meningkat tajam jika dibandingkan dengan produksi sebelum menggunakan alsintan.
 
"Sangat membantu sekali karena alat mesin bantuan ini mempercepat kami dalam memproduksi padi. Terlebih kami juga diberi bantuan alat mesin tanam yang sangat cocok dengan pesawahan di Tuban," tambah Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian Kabupaten Tuban,Mei Sayet.
 
Pemenuhan Pangan
 
Terkait program satu juta petani, Ketua Bidang Pertanian dan Kelautan Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Zaenal Arif mengatakan langkah tersebut sangat relevan untuk diterapkan mengingat gencarnya transformasi pertanian tradisional ke pertanian modern yang digagas Mentan Amran.
 
"HMI mendukung terobosan (program) satu juta petani milenial yang digagas Kementan. Memang selama ini PR kita kan hanya soal SDM (sumber daya manusia) saja yang sangat rendah. Artinya akses keinginan untuk memanfaatkan teknologi itu kurang. Makanya perlu anak-anak muda untuk mendobraknya," ujar Zaenal, demikian seperti dikutip dari Antara.
 
Zaenal mengatakan untuk membangkitkan semangat ini, sebaiknya pemerintah mengintensifkan komunikasi dialog dan diskusi publik dengan kelompok komunitas pertanian atau menerobos pintu-pintu kampus.
 
"Menurut saya pemerintah harus lebih merangkul komunitas pertanian dan memanfaatkan teman-teman muda yang memiliki kemampuan di bidang pertanian. Karena melalui komunitas, kita bisa menerapkan sisi perjuangan. Makanya harus anak muda yang masuk, jangan yang tua," katanya.
 
Di samping itu, Zaenal mengapresiasi berbagai konsep dan terobosan Mentan Amran yang mampu meningkatnya produksi pertanian dan menurunkan inflasi sesuai angka yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Ia berharap, pencapaian ini benar-benar membawa Indonesia mencapai swasembada serta menjadi lumbung pangan dunia.
 
"Pandangan saya terhadap pertanian sekarang sudah ada peningkatan, karena banyak terobosan yang dilakukan Kementerian Pertanian. Walaupun untuk menyelesaikan masalah belum sepenuhnya terselesaikan," katanya.
 
HMI sendiri, tutur Zaenal, memiliki 218 cabang di seluruh Indonesia. Dua di antaranya ada di luar negeri. Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk badan peneliti yang mempelajari program pertanian baik dari sisi teknis maupun ekonomis.
 
"Kita (HMI) memang sedang fokus ke sana. Kita akan mempelajari semua program pertanian dari semua sisi, termasuk sisi ekonominya," katanya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif