Perikanan. MI/RAMDANI.
Perikanan. MI/RAMDANI.

Pengusaha Perikanan Lokal Berpeluang Isi Pasar Domestik

Ekonomi perikanan
24 September 2018 15:28
Jakarta: Kepala Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja mengingatkan pelaku usaha perikanan nasional bahwa peluang mereka untuk mengisi pasar domestik sangat besar dan saat ini belum digarap optimal.
 
"Kalau kita mampu berkonsentrasi kepada pasar domestik, sebenarnya pasar perikanan kita sudah rampung," kata Sjarief Widjaja dikutip dari Antara, Senin, 24 September 2018.
 
Menurut dia sebenarnya pasar terbesar yang bisa digarap adalah di dalam negeri dan bukannya di luar negeri. Sjarief mengingatkan, bahwa populasi Indonesia sekitar 263 juta jiwa dengan konsumsi ikan hingga 32 kg per kapita per tahun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Destructive Fishing Watch (DFW) menyatakan penguatan nilai dolar Amerika Serikat terhadap mata uang rupiah merupakan peluang untuk meningkatkan jumlah ekspor komoditas sektor kelautan dan perikanan.
 
"Kondisi ini mesti dimanfaatkan oleh pelaku usaha perikanan untuk menggenjot ekspor," kata Koordinator Nasional DFW Moh Abdi Suhufan.
 
Menurut Abdi Suhufan, pemerintah dan dunia usaha perikanan perlu bersinergi untuk memanfaatkan peluang menguatnya mata uang AS tersebut.
 
Namun demikian, ia mengakui bahwa peluang untuk meningkatkan volume ekspor masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti harga dan kualitas produk, atau faktor seperti harga ikan di luar negeri yang lebih murah atau adanya kemungkinan produksi negara lain juga meningkat.
 
"Pemerintah sebagai regulator perlu memantau aktivitas perdagangan ikan agar kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi sehingga tidak menimbulkan inflasi, namun pada sisi lain peluang ekspor bisa dimanfaatkan secara optimal," kata Abdi.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif