Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas (MI/ROMMY PUJIANTO).
Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas (MI/ROMMY PUJIANTO).

Penyelewengan Kredit, Mandiri Bakal Polisikan Pengurus SNP Finance

Ekonomi bank mandiri
Dian Ihsan Siregar • 06 Juni 2018 20:15
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ‎telah memberikan kredit sebesar Rp1,4 triliun ke PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance) sejak tahun 2004. Perusahaan mengira ada penyelewengan kredit yang dilakukan SNP Finance, setelah SNP Finance mengalami kasus gagal bayar p‎enerbitan surat utang jangka menengah (MTN)‎.

"Bayangkan saja, itu kredit kita berikan tahun 2004. Kredit sebesar Rp1,4 triliun. Tiba-tiba failed-kan diri, lalu kita lihat bagaimana. Saya kira itu ada penyelewengan kredit, kita kasih kredit untuk A, tapi mereka kasih B. Kan itu penipuan," ucap Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas kepada Medcom.id, Rabu, 6 Juni 2018.

‎Mencium bau penipuan, dia mengaku, manajemen Mandiri akan mempidanakan perusahaan SNP Finance. Kalau perlu, bank pelat merah ini pun akan menyeret kantor akuntan publik yang membuat laporan keuangan anak usaha dari Grup Columbia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"‎Kita akan pergi ke kepolisian. Ini soal pidana, bukan lagi perdata. Semua pengurus SNP Finance dan kanton akuntan publiknya, dia juga ikut manipulasi akan dilaporkan juga," tegas Rohan. Manipulasi yang dilakukan KAP dari SNP Finance, Rohan menyebutkan, mereka mengubah laporan keuangan. "Bayangkan saja, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bilang modal mereka minus, tapi laporan keuangan ke kita mencatatkan keuangan dan modal masih bagus. Jadi ada rekayasa ini," sebut dia.

Terkait nama kantor akuntan publik, dia belum bisa menyebutkannya ke publik. Karena, harus melihat terlebih dahulu dengan jelas. "Saya harus lihat dulu, jangan asal ngomong, kita lihat laporan keuangannya, agar jelas," pungkas dia.


(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi