THR Cair, Tebus Barang di Pegadaian Ditaksir Meningkat

Ade Hapsari Lestarini 27 Mei 2018 14:20 WIB
pegadaian
THR Cair, Tebus Barang di Pegadaian Ditaksir Meningkat
Pegadaian (Medcom/Gervin Purba).
Jakarta: PT Pegadaian (Persero) siap melayani nasabah untuk melakukan tebus barang yang diperkirakan akan meningkat pada Lebaran tahun ini, serta tetap melayani gadai bagi yang membutuhkan dan menyiapkan angkutan mudik ke berbagai kota tujuan di Indonesia.

Direktur Utama Pegadaian mengatakan setiap menjelang Lebaran biasanya lebih banyak masyarakat yang menebus barang daripada menggadaikan barang.

"Tebus barang gadai tahun ini kemungkinan akan meningkat didorong oleh cairnya THR dan gaji ke 13 para PNS dan pensiunan yang berlaku pada tahun ini. Sehingga mereka akan mengambil kembali barang gadainya untuk digunakan pada hari Lebaran mendatang," ujar dia dalam keterangan persnya, Minggu, 27 Mei 2018.

Dia menjelaskan barang gadai yang terbanyak ditebus menjelang Lebaran biasanya masih didominasi oleh perhiasan emas dengan kisaran 90 persen dari seluruh barang tebusan.

Sedangkan proporsi antara tebus dan gadai barang masing-masing sekitar 70 persen dan 30 persen. Sunarso menambahkan masyarakat yang menggadaikan barang menjelang Lebaran biasanya untuk keperluan Lebaran di luar kota.

"Sehingga banyak barang pribadi seperti kendaraan, emas dan barang elektronik digadaikan untuk pembiayaan Lebaran, sekaligus lebih aman dari pada dibiarkan di rumah kosong," ujar dia.

Terlebih lagi, katanya, libur Lebaran tahun ini cukup panjang sehingga banyak juga nasabah Pegadaian biasanya menitipkan barang berharga mereka, terutama perhiasan ke Pegadaian untuk faktor keamanan.

Sunarso menambahkan untuk memberikan rasa aman, semua outlet Pegadaian dijaga selama 24 jam oleh petugas keamanan. Selain itu, semua outlet Pegadaian juga dilengkapi oleh kamera keamanan atau CCTV.

"Kami juga selalu bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk meminimalisir terjadinya tindak kejahatan di semua ruang lingkup wilayah kerja Pegadaian," tambahnya.

Angkutan Mudik Pegadaian

Direktur Operasi dan Pemasaran Pegadaian Damar Latri Setiawan menambahkan untuk persiapan mudik Lebaran tahun ini Pegadaian menyiapkan 45 bus ke berbagai kota tujuan.

Selain itu, pegadaian juga menyediakan 250 tiket kapal Pelni tujuan Surabaya untuk membantu masyarakat merayakan Lebaran di kampung dengan menggelar program "Mudik Bareng BUMN Bersama Pegadaian".

"Program mudik bareng Pegadaian ini merupakan implementasi program BUMN Hadir untuk Negeri yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Dia memperkirakan jumlah pemudik yang mengikuti program ini sebanyak 1.776 orang. Mereka akan diberangkatkan dari Jakarta menggunakan 22 bus dengan tujuan berbagai kota di Pulau Jawa, serta 250 tiket kapal jurusan Jakarta-Surabaya.

Pegadaian juga akan memberangkatkan masing-masing delapan bus bagi masyarakat yang akan pulang kampung di Manado dan Makassar, serta tujuh bus di Medan.

Peserta dari Jakarta, Medan dan Makassar akan diberangkatkan pada Jumat, 8 Juni 2018 menuju kota tujuan. Sedangkan peserta dari Medan akan diberangkatkan pada Minggu, 10 Juni 2018.

Pendaftaran calon peserta mudik sudah dibuka sejak 2 Mei 2018 di seluruh kantor cabang pelaksana mudik bareng di Jakarta, Medan, Manado, dan Makassar.

Adapun syarat mengikuti program ini sangat mudah, masyarakat cukup tercatat sebagai nasabah aktif Pegadaian yang dibuktikan dengan menunjukkan Surat Bukti Gadai/Rahn, Surat Bukti Akad Kreasi/Arrum Haji, Krasida/Arrum Emas, atau Produk Mulia dan Amanah.

Kesempatan ikut mudik bareng ini juga terbuka untuk UMKM yang menjadi mitra binaan Pegadaian. Peserta mudik bareng dapat menyertakan keluarganya dengan jumlah maksimal tiga orang untuk tiap peserta. Syarat administratif yang harus dilampirkan saat pendaftaran cukup fotokopi KTP elektronik dan Kartu Keluarga.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id