Illustrasi. MI/Iskandar.
Illustrasi. MI/Iskandar.

Modal Asing Bisa Mengucur Deras ke Indonesia

Ekonomi suku bunga pasar modal
Husen Miftahudin • 25 April 2019 16:53
Jakarta: Bank Indonesia (BI) meyakini Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, tidak akan menaikkan suku bunga acuannya pada tahun ini dan tahun depan. Saat ini, Fed Fund Rate berada di kisaran 2,25 persen hingga 2,50 persen.
 
BI sebelumnya masih memegang keyakinan bahwa Fed Fund Rate akan mengalami kenaikan dua kali atau minimal satu kali. Bila tidak tahun ini, kenaikan Fed Fund Rate akan terjadi pada 2020.
 
"Perkirakan kami sekarang Fed Fund Rate tidak naik, tahun ini maupun tahun depan," tegas Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 25 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kondisi tersebut membuat aliran modal asing mengucur deras ke Indonesia. Terbukti, secara year to date (ytd) dari Januari sampai 24 April 2019, aliran modal asing yang masuk ke Indonesia sebanyak Rp73,28 triliun.
 
Angka itu meningkat signifikan bila dibandingkan dengan nilai modal asing yang masuk ke Indonesia dari Januari hingga 6 Maret 2019. Pada saat itu, capital inflow hanya mengalir sebanyak Rp59,9 triliun.
 
Secara rinci, jelas Perry, nilai modal asing yang mengucur lewat Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak Rp58,38 triliun. Sedangkan yang masuk ke saham sebanyak Rp14,9 triliun."Ini adalah realisasi (aliran modal asing) yang sudah masuk termasuk angka-angka setelah pemilu. Termasuk angka-angka di 18 April maupun 22 April 2019," sebut Perry.
 
Dia menilai perkiraan bertahannya Fed Fund Rate pada tahun ini dan tahun depan akan membuat aliran modal asing bakal terus mengucur deras, utamanya ke SBN."Karenanya investasi portofolio di SBN itu akan semakin menarik," pungkas dia.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif