Wishnutama melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan. FOTO: MI/Ramdani
Wishnutama melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan. FOTO: MI/Ramdani

Jadi Menpar, Wishnutama Diminta Tidak Hanya Andalkan Kreativitas

Ekonomi Kabinet Jokowi-Maruf
Annisa ayu artanti • 23 Oktober 2019 11:09
Jakarta: Banyak pekerjaan rumah yang menunggu dikerjakan Wishnutama usai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azahari menilai Wishnutama tidak cukup hanya mengandalkan kreativitas.
 
"Pariwisata itu sangat jauh dari bidang media. Memang ada unsur marketing. Tapi yang saya takutkan adalah beliau konsen di medianya saja. Dia harus mengubah paradigma beliau dari yang pertelevisian menjadi kepariwisataan," kata Azril, kepada Medcom.id, Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Azril menjelaskan, dalam mengurus pariwisata Tanah Air bukan hal yang mudah apalagi pengembangan destinasi masih sangat kacau. Saat ini pariwisata Indonesia hanya mengandalkan marketing besar-besaran namun dasar dari produk pariwisata tidak dikembangkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk meluruskan kembali ini berat. Saat ini lebih kepada marketing yang dikembangkan, bukan produk. Padahal packaging produk besar sekali. Seperti mengangkat daya tarik harus ada unitnya dan keontetikannya (itu PR)," sebut Azril.
 
Ia mengimbau Wishnutama dapat merekrut orang-orang yang benar-benar paham mengenai industri pariwisata untuk membantunya. Saat ini, ia menilai, di Kementerian Pariwisata tidak ada orang yang benar-benar paham mengenai kepariwisataan.
 
"Setahu saya yang di kementerian itu produk lama," ucap Azril.
 
Sementara itu, dihubungi terpisah, Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Rudiana Jones menaruh harapan besar terhadap Wishnutama sebagai menteri pariwisata yang baru. Menurutnya Wishnutama merupakan sosok anak muda dalam kabinet yang bisa mengubah pariwisata Indonesia lebih segar.
 
"Saya harap ini ada perubahan baru anak muda, dengan visi ide baru. Karena kan target tahun ini enggak tercapai," kata Rudiana.
 
Sama halnya dengan Azril, Rudiana mengatakan, pekerjaan rumah yang cukup banyak dan sulit menunggu Wishnutama sebagai menteri pariwisata. Sebab, Kementerian Pariwisata merupakan kementerian teknis yang tidak hanya mengandalkan pagelaran event.
 
"Menteri pariwisata itu kan kebijakannya kepada teknis, pariwisatanya. Kita lihat sama-sama kita taruh harapan positif, terutama kinerja kementeriannya berubah nanti," tukas Rudiana.
 
Adapun Wishnutama dikenal sebagai salah satu pendiri dan Komisaris Utama NET Mediatama Televisi. Sebelum menjabat di NET, ia juga pernah menjadi direktur utama di Trans 7 dan Trans TV.
 
Tama, panggilan akrabnya menghabiskan masa SMA di Kooralbyn International School di Queensland Australia dan di International School of Singapore. Dia menyelesaikan kuliah Liberal Arts di Mount Ida College Boston, Amerika Serikat, namun lebih banyak mendapatkan ilmu komunikasi dan pertelevisian pada saat dia kuliah di Emerson College, Boston.
 
Usai kuliah, pria kelahiran Jayapura, 4 Mei 1970 itu memulai kariernya menjadi production assistant di New England Cable News Amerika Serikat dan menjadi Assistant Director On Air Promotion di WHDH-TV, Boston.
 
Lepas dari Trans Corp, Tama mengembangkan Net TV pada 2013. Mulai 2017 Tama memperkuat posisinya di bidang media dengan menjadi komisaris di Kumparan.com.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif