Pasar RI Besar, Tiongkok Gelar Chexpo ASEAN

Ade Hapsari Lestarini 30 November 2018 11:54 WIB
indonesia-tiongkok
Pasar RI Besar, Tiongkok Gelar Chexpo ASEAN
Kementerian Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok mengadakan pameran kesehatan dan pengobatan Chexpo ASEAN. (FOTO: dok Michael Ozaki)
Jakarta: Kementerian Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok mengadakan pameran kesehatan dan pengobatan Chexpo ASEAN di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Menteri Administrasi Bisnis Kedutaan Tiongkok di Indonesia Wang Liping mengatakan bahwa Indonesia dan Tiongkok telah bekerja sama yang membuahkan hasil di berbagai bidang.

"Tiongkok telah mempertahankan posisi Indonesia sebagai mitra dagang terbesar selama bertahun-tahun. Peluang kerja sama dua Negara berpotensi besar di bidang medis dan kesehatan yang melibatkan kesejahteraan masyarakat umum," kata dia, saat pidato pembukaannya, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 30 November 2018.

Menurut dia Indonesia memiiki permintaan pasar yang sangat besar pada produk medis, sebagian besar peralatan dan barang-barang medis bergantung pada impor.

Setelah beberapa dekade pembangunan, industri medis dan kesehatan Tiongkok telah membentuk keunggulan industri yang relatif jelas dan mampu memberikan produk yang kompetitif.

"Kerja sama di bidang ini dapat mencapai kerja sama yang saling menguntungkan dan saling menghasilkan," tambah dia.

Pameran medis kesehatan Tiongkok Indonesia adalah pameran profesional yang diselenggarakan oleh Kemendag Tiongkok, dalam memenuhi kebutuhan kedua negara.

Sebagai pameran pertama yang diselenggarakan oleh Kemendag tentang tema produk kesehatan dan produk medis, sepenuhnya menunjukkan pemerintah dan pengusaha Tiongkok mementingkan Indonesia dan memiliki keinginan kuat untuk bekerja sama dalam industri medis dan kesehatan antara kedua negara.

Wakil Direktorat Biro Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tiongkok Jia Guo menambahkan ini merupakan tahun ke-5 kemitraan strategis antara Tiongkok dan Indonesia.

"Dalam lima tahun terakhir pertukaran tingkat tinggi antara kedua negara telah mencapai pencapaian baru, strategi pembangunan telah memasuki tahap baru. Kerja sama proaktif telah mencapai prestasi baru, pertukaran orang telah membuka babak baru, dan kerja sama internasional telah mencapai ketinggian baru," jelas dia.

Perkembangan industri medis di Indonesia, telah membawa peluang tak terbatas untuk perkembangan selanjutnya, akan memungkinkan Indonesia memainkan peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN.

Tiongkok adalah pasar farmasi terbesar kedua di dunia, seperti Indonesia terus menerus mempromosikan peningkatan kesehatan dan kesejahteraan manusia. Strategi sehat Tiongkok 2030, mendorong solusi kesehatan inovatif untuk memenuhi kebutuhan konsemen.

Tiongkok dan Indonesia akan bergandengan tangan untuk menjadi contoh yang baik dari kerja sama pengobatan kesehatan Tiongkok-Indonesia.

Adapun pameran tiga hari ini mulai 28 November-30 November akan diikuti oleh 103 perusahaan, termasuk 101 perusahaan dari 20 provinsi kotamadya di Tiongkok dan dua perusahaan di Indonesia. Dengan area pameran seluas lebih dari 3.000 M2.

Pameran tersebut mencakup obat tradisional Tiongkok, produk perawatan kesehatan, produk medis dan perawatan di rumah, obat tradisional, produk kesehatan tradisional, produk fungsional, makanan organik, rehabilitasi dan perawatan rumah, produk ibu dan anak, produk perawatan kesehatan, persediaan medis, perawatan medis. Jenis produk seperti perawatan, perawatan laboratorium dan barang habis pakai.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id