Ilustrasi industri manufaktur. FOTO: dok MI.
Ilustrasi industri manufaktur. FOTO: dok MI.

Manufaktur Global Melambat, Indonesia Kinclong

Ekonomi kementerian perindustrian industri manufaktur
Ade Hapsari Lestarini • 12 Oktober 2019 11:05
Jakarta: Sektor manufaktur di beberapa belahan dunia pada kuartal I-2019 menunjukkan perlambatan. Namun tidak di Indonesia, pertumbuhannya pun dinilai cerah.
 
Laporan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) mencatat hal ini terjadi karena dampak perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok, serta pemberlakuan tarif dari Uni Eropa.
 
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono mengakui kondisi tersebut, dengan indikasi permintaan yang menurun di pasar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini perekonomian global sedang melambat, karena ada faktor-faktor internasional. Kondisi ini berimbas pada produksi sektor industri di sejumlah negara dunia," tutur dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 12 Oktober 2019.
 
Berdasarkan data UNIDO, pada kuartal I-2019, tingkat pertumbuhan manufaktur dari negara-negara industri hanya sekitar 0,4 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi secara konsisten di setiap triwulan, yang sebelumnya mencapai 3,5 persen pada akhir 2017.
 
Contohnya, Amerika Utara mencatat tingkat pertumbuhannya secara year-on-year (y-o-y) hanya 1,8 persen. Ini menunjukkan penurunan 2,5 persen dari capaian pada kuartal IV-2018.
 
Berikutnya, tingkat pertumbuhan negatif dialami oleh Amerika Latin pada kuartal pertama tahun ini. Kontraksi terjadi 1,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, terutama disebabkan oleh resesi yang berkelanjutan dari Argentina dan penurunan angka manufaktur Brasil.
 
Sementara itu, akibat ketidakpastian akibat rencana Inggris menarik diri dari Uni Eropa (Brexit) akan berdampak bagi masa depan ekonomi di wilayah tersebut. Merujuk data UNIDO, pertumbuhan sektor industri manufaktur di Eropa hanya 0,3 persen.
 
Selanjutnya, data kuartal pertama tahun ini menunjukkan pula tingkat pertumbuhan sektor manufaktur yang anjlok secara y-o-y dialami oleh dua negara ekonomi besar di wilayah Eropa, yakni Jerman dan Italia, yang masing-masing turun 2,3 persen dan 0,9 persen.
 
Data UNIDO juga memperlihatkan pertumbuhan sektor industri yang negatif di beberapa negara Asia, antara lain Taiwan -3,7 persen, Korea Selatan -1,7 persen, Jepang -1,1 persen, dan Singapura -0,3 persen.
 
Namun, di antara negara Asia lainnya, pertumbuhan justru meningkat di Indonesia dan Vietnam yang masing-masing sebesar 5,1 persen dan 4,1 persen.
 
Menurut Kepala Statistik UNIDO Shyam Upadhyaya, meskipun secara global mengalami perlambatan, pertumbuhan sektor manufaktur di skala menengah dan berbasis teknologi tinggi tetap lebih dominan dibanding sektor yang teknologinya rendah.
 
"Ini merupakan suatu pergeseran menuju manufaktur yang berteknologi tinggi dan menunjukkan bahwa perubahan struktural sedang berlangsung," ungkapnya.
 
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto sebelumnya mengatakan Indonesia sedang merevitalisasi industri manufaktur melalui implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.
 
Upaya ini merupakan sebuah strategi kesiapaan dalam memasuki era industri 4.0 serta mengejar target menjadi bagian dari 10 negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada 2030.
 
"Salah satu upaya yang kami lakukan adalah mengakselerasi industri manufaktur nasional agar terus melakukan inovasi melalui pemanfaatan teknologi modern dan kegiatan litbang. Hal ini diyakini juga dapat memacu produktivitas lebih efisien sehingga mendongkrak daya saing industri kita," paparnya.
 
PDB dari sektor manufaktur di Indonesia mencapai Rp565 triliun pada kuartal II-2019, meningkat dibanding perolehan di kuartal I-2019 sebesar Rp555 triliun. Capaian kuartal kedua tersebut tertinggi, karena rata-rata PDB manufaktur Indonesia per kuartal sekitar Rp468 triliun dari periode 2010-2019.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif