BI Catat Pertumbuhan Ekonomi Maluku Capai 5,47%
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Ambon: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku mencatat perekonomian Maluku pada kuartal II-2018 tumbuh 5,47 persen secara tahun ke tahun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya di tahun ini. Diharapkan kondisi ini bisa terus meningkat di masa-masa mendatang sejalan meratanya tingkat kesejahteraan.

"Ekonomi Maluku tercatat tumbuh 5,47 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada kuartal I-2018 sebesar 5,34 persen (yoy)," kata Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Bambang Pramasudi, seperti dikutip dari Antara, di Ambon, Kamis, 9 Agustus 2018.

Angka pertumbuhan ekonomi Maluku pada kuartal II-2018 tersebut, lanjutnya, juga lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,27 persen (yoy). Kenaikan pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh permintaan domestik dari konsumsi swasta dan masih tingginya konsumsi pemerintah.

"Sementara itu investasi tetap tumbuh tinggi, meskipun melambat sejalan dengan berkurangnya hari kerja di Juni 2018," tuturnya.

Bambang mengatakan meningkatnya pertumbuhan domestik berdampak pada tingginya pertumbuhan impor di tengah pertumbuhan kinerja ekspor yang relatif terbatas. Dari sisi pengeluaran, konsumsi swasta baik dari rumah tangga maupun Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) mencatatkan pertumbuhan yang lebih baik.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga tercatat sebesar 3,27 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 3,06 persen (yoy) didukung oleh perbaikan pendapatan dan keyakinan konsumen serta terjaganya inflasi.

"Konsumsi LNPRT tumbuh 9,37 persen (yoy) yang ditopang oleh penyelenggaraan pilkada serentak provinsi dan kabupaten/kota di Provinsi Maluku," pungkasnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id