Asuransi Tugu Pratama IPO untuk Kembangkan Ritel
Suasana konferensi pers Asuransi Tugu Pratama. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)
Jakarta: PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (TUGU) akan mengembangkan bisnisnya dalam sektor ritel. Hal tersebut dilakukan usai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) tersebut melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama TUGU Indra Baruna menjelaskan dengan 70 persen dana Initial Public Offering (IPO) untuk memasuki bisnis ritel, hasil underwriting akan jauh lebih stabil dibandingkan bertumpu hanya pada bisnis korporasi.

"70 persen dana akan digunakan untuk pengembangan bisnis termasuk penguatan infrastruktur produk ritel dan 30 persen untuk peningkatan modal," ujarnya di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

Ia menambahkan meski saat ini bisnis ritel baru berkontribusi tiga persen, namun perusahaan tersebut akan berupaya mengikuti kebutuhan masyarakat. Selain itu, asuransi ritel dilihat memiliki pertumbuhan premi pasar ritel sangat besar, baik personal lines maupun finansial lines.

"Kondisi ini menjadikan pengembangan bisnis ritel sebagai salah satu fokus kami untuk menjaga portofolio bisnis," tambahnya.

Lebih lanjut, pada tahap awal penjajakan, perseroan telah menandatangani MoU dengan PT Pertamina Retail dan PT Lubricant untuk segmen asuransi ritel. "Ini akan segara di-launch produknya. Mudah-mudahan tidak lebih dari Juni sudah bisa dipasarkan," tuturnya.

Untuk saat ini Perseroan memengang pangsa pasar lebih dari 40 persen untuk asuransi perusahaan aviasi, lantaran melayani dua maskapai terbang di Indonesia, Garuda Indonesia, dan Lion Air.

"Secara total market share perseoran masih sebesar 13 persen dan ditabung depan ditargetkan naik 15 persen," tutupnya.

(AHL)